Vinkmag ad

Awal 2023, Dishut Kalsel Temukan 4 Kasus Perusakan Hutan

Tim Polisi Kehutanan dari Dinas Kehutanan Kalsel mengamankan barang bukti kayu pada Januari 2023.

Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan tiada henti-hentinya terus berupaya meminimalisir gangguan kerusakan hutan Kalimantan Selatan. Terhitung sejak awal tahun 2023 hingga berita ini diturunkan, Dinas Kehutanan Kalsel sudah menangani empat kasus gangguan perusakan hutan di Kalimantan Selatan.

Kasus tersebut di antaranya berada di wilayah KPH Tanah Laut, KPH Balangan, KPH Pulau Laut Sebuku, dan KPH Sengayam.

Kepala Dishut Kalsel Hj.Fathimatuzzahra mengatakan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan sangat serius dalam hal perbaikan kualitas lingkungan hidup di Kalimantan Selatan, tidak hanya dari sisi pnanaman yang selalu diperhatikan, namun sisi perlindungan terhadap hutan dan hasil hutan juga menjadi prioritas utama.

“Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan melalui KPH akan terus rutin melakukan partoli pengamanan hutan untuk menjaga kelestarian kawasan hutan Kalimantan Selatan serta hak-hak negara atas hutan dan hasil hutan,” ungkap Hj.Fathimatuzzahra, Kamis (19/1/2023).

Kasus gangguan perusakan hutan di wilayah KPH Tanah Laut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang menginformasikan tentang adanya tindak illegal logging yang terjadi didalam Kawasan Hutan Lindung Gunung Lintang, Desa Martadah, Kecamatan Tambang Ulang.

Dari laporan tersebut, Tim Polhut dan TKPH KPH Tanah Laut segera menuju lokasi yang dimaksud yang mana lokasi tersebut merupakan kawasan Rehab DAS PT. Arutmin Indonesia. Setelah melakukan penelusuran, tim hanya menemukan kayu log bekas tebangan sebanyak 2 potong panjang 4 meter dan 1 potong panjang 8 meter dengan ukuran diameter 40cm up.

Di wilayah KPH Balangan, Tim Polhut dan TKPH KPH Balangan saat melaksanakan Patroli Pengamanan di dalam dan sekitar kawasan hutan di wilayah Kecamatan Halong menemukan tumpukan kayu tak bertuan sebanyak 9 potong yang disembunyikan dalam semak belukar di Desa Uren, Dusun Tampaan dan Desa Mamantang.

Sedangkan di KPH Pulau Laut Sebuku, pada saat melaksanakan patroli rutin sebagai tindakan preventif akan terjadinya illegal logging Tim Polhut dan TKPH KPH Pulau Laut Sebuku menemukan tumpukkan kayu papan di Desa Kulipak, Kecamatan Pulau Laut Timur dengan ukuran 2x20x4 sebanyak 26 keping dan ukuran 4x20x4 sebanyak 35 kepingdengan total 1.536 meter kubik di dua lokasi yang berdekatan.

Terakhir di Wilayah hutan KPH Sengayam tepatnya di Desa Buluh Kuning, Kabupaten Kotabaru, Tim Patroli mendapati tumpukan kayu jenis Ulin dengan jumlah kurang lebih 1 meter kubik.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

Read Previous

Pemkab Balangan dan Bank Kalsel Sinergi Bantu UMKM

Read Next

45 Peserta Asal Batola Ikut Lomba Balogo se-Kalsel

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular