Vinkmag ad

Keutamaan Bulan Rajab

Tokoh PWNU Kalsel dan Sekretaris MUI Kalsel, Nasrullah, S.Pd, S.H.

Bulan Rajab merupakan salah satu dari Asyhurul Hurum atau bulan yang dimuliakan Allah Rajab, Dzulqo, Dzulhijjah, dan Muharram. Keutamaan Rajab jika dibandingkan dengan bulan lain adalah bagaikan keutamaan umat Nabi Muhammad dibandingkan umat yang lain, selain umat Muhammad.

Rajab mengandung arti memuliakan. Oleh sebab itu orang Arab tempo dulu sangat menghormati bulan Rajab. Sehingga hanya pada bulan Rajab para juru kunci Kabah membuka pintu Kabah selama satu bulan penuh, dan pada bulan yang lain hanya dibuka pada hari Senin dan Kamis.

Mereka berkata, bulan Rajab bulan Allah, Kabah adalah rumah Allah dan semua mu”min adalah hamba Allah. Tidaklah terlarang bagi hamba Allah untuk masuk ke rumah Allah di bulan Allah.

Rajab mempunyai sebutan Al-Ashom atau yang tuli, karena orang Arab dulu pada bulan Rajab tersebut menghentikan semua pertempuran. Pada bulan Rajab tidak terdengar suara pedang. Sehingga andaikan seorang laki-laki pada bulan Rajab bertemu dengan orang yang telah membunuh ayah atau saudaranya, maka dia tidak akan melakukan pembalasan di bulan-bulan tersebut

Memang bulan Rajab banyak sekali keutamaaan terkandung di dalamnya. Hadits menyebutkan
Rajab bulah Allah, Sya’ban bulanku dan Ramadhan bulan umatku.

Ada beberapa hal yang bagus untuk lakukan di dalam bulan Rajab. Pertama dimalam pertama bulan kita dianjurkan memperbanyak membaca Al Qur’an,Istigfar dan berzikir sesuai dengan amalkan yang lazim dilakukan setiap hari.

Kedua melaksanakan puasa di hari pertama serta hari-selanjutnya dan juga ada hadits menganjurkan puasa berturut tiga hari: Kamis, Jum,at, dan Sabtu di bulan Rajab.

Ketiga menurut sebagian riwayat dianjurkan pula pada bulan Rajab Rasulullah SAW sering membaca do,a Allah baarik lanaa fii rajaba wa sya’baana wabalignaa ramadhaan. Artinya: Ya Allah berkahi kami di bulan rajab dan Sya’ban dan panjangkan umur kami atau usia kami sampai bulan ramadhan.

Terakhir yang paling penting yang harus kita ambil inti sarinya yaitu peristiwa sakral perjalanan Isra wal miraj Nabi Muhammad dari masjidil Haram hingga masjidil Aqsa kemudian sampai sidratul munthoha kemudian bertemu Allah Jalajala luh sehingga mendapat perintah sholat lima waktu.

Semoga dibulan rajab ini kita bisa menambah kualitas untuk mendekatkan diri kita kepada Allah SWT.

Wallah’alam bisawab

Penulis,

Nasrullah AR

Vinkmag ad
Bagikan ini :

Read Previous

Sri Huriyati Semangati Korban Kebakaran di Kambiyain

Read Next

Bupati Santuni Warga Anjir Pasar Lama

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular