3 Pria Pencuri Tiga Sepeda Motor Digulung Polisi

Tiga tersangka pencurian motor di Mapolres HST, Jumat (31/12/2021).

Anggota Satreskrim Polres Hulu Sungai Tengah meringkus tiga orang terduga pencurian kendaraan bermotor pada Jumat, 31 Desember 2021. Tiga pria ini disangkakan sebagaimana pasal 363 KUHP karena tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Desa Kambat Selatan.

Kapolres HST AKBP Sigit Hariyadi lewat humas Aipda M. Husaini berkata ketiga pelaku pencurian inisial AS, MU, dan MZ. Menurut Husaini, penangkapan tiga pelaku pencurian itu hasil kerja sama Unit Reskrim Polsek Pandawan dan Resmob Polres HST setelah penyelidikan.

“Pada Hari Jumat jam 10.00 wita, Unit Reskrim Polsek Pandawan berta Anggota Polsek Pandawan dan Unit Resmob Polres HST berhasil melakukan penangkapan terhadap tiga orang pelaku AS, MU, dan MZ,” kata Aipda M. Husaini kepada banjarhits.com, Jumat 31 Desember 2021.

Polisi mendapati barang bukti 2 buah kendaraan yang disimpan di kamar rumah AS di Desa Kambat Utara. Selanjutnya Resmob Polres HST melakukan pengembangan pencarian satu buah barang bukti lagi di sekitaran Barabai. Menurut Aipda Husaini, ketiga orang pelaku dibawa ke Mapolres HST untuk proses hukum selanjutnya.

Aksi pencurian itu bermulaa saat korban memarkir sepeda motor di dalam garasi rumah tanpa dikunci setir pukul 17.00 Wita, Kamis 30 Desember 2021. Korban baru sadar kehilangan tiga unit sepeda motor saat bangun tidur pukul 03.00 Wita, Jumat 31 Desember 2021 karena akses WiFi terputus.

Korban pun memeriksa garasi kendaraan sepeda motor. Namun, tiga unit kendaraan bermotor lenyap dari garasi, yakni satu unit sepeda motor Honda Scoopy DA 6740 EBI, satu unit sepeda motor Honda PCX DA 6253 EBB, dan satu unit sepeda motor Vario DA 6473 EBI,

“Sepeda motor yang sebelumnya diparkir di garasi rumahnya telah hilang diambil orang yang mana pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel pintu rumah sebelah kiri. Setelah itu pelapor lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pandawan, serta menyerahkan barang buktinya untuk proses hukum selanjutnya. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian materil sekitar Rp 70 juta,” tutup Aipda Husaini.

BACA JUGA  Sawah Berlumpur, Dinas TPH Kalsel Datangi Petani Korban Banjir
Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Camat Paringin Minta 4 Kades Baru Bersatu Bangun Desa

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *