Motor Honorer Wanita Disikat Oknum Sopir Lin Tanjung-Banjarmasin

SB

Satreskrim Polres Hulu Sungai Tengah meringkus satu orang pria terduga penggelapan atas nama inisial SB. Tim gabungan Resmob Polda Kalsel dan Polres HST menangkap pelaku SB di Jalan Raya Ahmad Yani KM 6, Banjarmasin pukul 18.00 Wita pada Senin, 6 Desember 2021.

Kapolres HST AKBP Sigit Haryadi melalui staf humas Aipda M. Husaini mengatakan pelaku ditangkap saat mengendarai taksi colt milik sendiri jurusan Tanjung – Banjarmasin. Setelah diinterogasi, kata Husaini, barang bukti hasil penggelapan disimpan di rumah tersangka. “Tersangka dan barang bukti sudah dibawa ke Mapolres HST,” kata Aipda M. Husaini kepada banjarhits.com, Rabu (8/12/2021).

Aksi penggelapan ini bermula saat pelaku SB mendatangi YM, seorang perempuan tenaga honorer Pemkab HST. Pelaku datang ke kantor Dinas Pertanian Kabupaten HST pukul 14.30 Wita pada Kamis, 21 Oktober 2021. Kemudian, pelaku memaksa YM untuk pulang ke rumah di Komplek Murakata Indah, Desa Mandingin, Kecamatan Barabai.

“Korban pulang dengan menggunakan sepeda motor honda Scoopy Nopol DA 6364 EAY, dan pelaku mengikuti korban. Kemudian berboncengan dengan korban menggunakan sepeda motor korban. Setibanya di rumah korban, pelaku tidak mau menyerahkan sepeda motor kepada korban, lalu korban meminta pelaku untuk mengembalikan kunci kontak kendaraan kepada korban yang bermaksud menggunakan sepeda motor tersebut ke kantor,” lanjut Aipda Husaini.

Namun pelaku SB tidak mau menyerahkan, dan mengatakan kalau korban YM hendak ke kantor, biar pelaku saja yang mengantar. Kemudian korban diantar ke kantor Dinas Pertanian Kabupaten HST.

Sesampainya di kantor, pelaku mengatakan dengan korban jam berapa pulang. Pelaku siap menjemput korban. Pada pukul 17.00 Wita, korban pulang diantar temannya ke Tangkarau, Kecamatan Barabai untuk mengambil mobil korban.

BACA JUGA  Safrizal: Tak Ada Open House Kepala Daerah di Kalsel

“Kemudian korban pulang ke Banjarbaru. Pada tanggal 30 dan 31 Oktober 2021, korban menghubungi via whatsApp bermaksud meminta pelaku mengembalikan sepeda motor korban, namun pelaku tidak mau. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 15.000.000, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres HST untuk menuntut hukum yang berlaku,” tutup Aipda M. Husaini.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Warga Miskin Desa Paran Terima BLT

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *