Imbas Food Estate, Kiriman Semen ke Pelabuhan Pulang Pisau Melonjak

Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Komoditas semen menjadi penopang utama arus pengiriman general cargo di Pelabuhan Pulang Pisau, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah. Program food estate dan pembangunan infrastruktur di sejumlah kabupaten memicu lonjakan pengiriman semen lewat Pelabuhan Pulang Pisau.

Menurut General Manager PT Pelindo (Persero) Pelabuhan Pulang Pisau, Syahrudin, laju pengiriman semen ada lonjakan selama periode Januari – Oktober 2021 melalui Pelabuhan Pulang Pisau. Syahrudin menduga hal ini imbas proyek pembangunan di Kota Palangkaraya dan program food estate di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas.

“Kemungkinan pembangunan di Palangkaraya dan food estate di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas yang membuat traffic semen melonjak,” kata Syahrudin kepada banjarhits.com pada Jumat, 5 November 2021.

Di Pelabuhan Pulang Pisau, Syahrudin melanjutkan, bongkar semen periode Januari – Oktober 2020 sebesar 27.850 ton. Adapun bongkar semen periode Januari – Oktober 2021 sebesar 47.004 ton.

Selain itu, Pelabuhan Pulang Pisau menerima bongkar kiriman aspal impor dari Singapura. Sebelum sandar di Pelabuhan Pulang Pisau, kata Syahrudin, kapal pengangkut aspal impor itu lebih dulu sandar di Pelabuhan Bumiharjo, Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Kapalnya dari Singapura. Kapal pengangkut aspal impor ke Pelabuhan Bumiharjo dulu, setelah itu ke Pulang Pisau. Aspal dikirim ke distributor PT Sarana Sampit Mentaya Utama untuk area Pulang Pisau, Kapuas, dan Palangkaraya,” lanjut Syahrudin.

Ia menerangkan, data bongkar aspal impor periode Januari – Oktober 2020 sebanyak 7.872 ton. Sementara periode Januari – Oktober 2021 sebesar 7.290 ton. Syahrudin menargetkan Pelabuhan Pulang Pisau mampu melayani bongkar aspal sebanyak 8.000 ton sepanjang tahun 2021. “Dengan sekitar 4-5 ship calls,” ujarnya.

Pelabuhan Pulang Pisau tidak lagi melayani muat komoditas crude palm oil (CPO) karena beberapa perusahaan kelapa sawit membangun terminal khusus di Kabupaten Kapuas. “Alasannya lebih dekat dengan pabrik,” lanjut Syahrudin.

BACA JUGA  Polantas HSU Sambangi Sekolah Tatap Muka saat Covid-19

PT Pelindo (Persero) Pelabuhan Pulang Pisau di bawah area kerja PT Pelindo (Persero) Regional Kalimantan. PT Pelindo (Persero) sebagai BUMN operator pelabuhan terbesar di Indonesia.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Warga Balangan Diminta Tetap Waspada Covid

Read Next

Di Kotabaru, Sahbirin Ingin Stok Vaksin Dihabiskan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *