Dituduh Mencuri Sawit, Oknum RT di Kotabaru Divonis Bebas

Junaide dijemput kuasa hukumnya di Rutan Polres Kotabaru, Kamis malam (14/10/2021).

Hakim PN Kotabaru memvonis bebas atas dakwaan pencurian terhadap salah seorang warga di Desa Sesulung, Kecamatan Pamukan Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Warga bernama Junaide, 37 tahun.

Junaide sebagai salah satu aparat desa, atau Ketua RT di desanya. Ia juga digelandang petugas, dan sempat mendekam selama lima bulan di balik jeruji besi lantaran dituduh mencuri buah kelapa sawit milik perusahaan sebanyak satu pikap.

Junaide sendiri ditangkap pada 7 Mei 2021, atau tepat di bulan Ramadan lalu. Selama berbulan-bulan pria lugu ini mendekam di tahanan, mengaku selalu memanjatkan doa, agar kebenaran berpihak kepadanya.

Sebab, menurut Junaide ihwal tuduhan mencuri buah sawit sama sekali tidak pernah dilakukannya. “Saya itu dituduh mencuri. Padahal sama sekali tidak pernah,” ucap Junaide, kecewa, kepada wartawan, Kamis (14/10/2021) malam.

Didampingi kuasa hukum, M Hafidz Halim Cs, proses persidangan secara bertahap dilalui dengan sabar, hingga sidang putusan hakim.

Hingga akhirnya, tepat pada Rabu (13/10) Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kotabaru menyatakan terdakwa bebas dan tidak bersalah.

Hakim menilai, dakwaan penuntut umum terhadap Junaide pun tidak bisa dibuktikan.

Hal itu sesuai dengan petikan putusan PN Kotabaru nomor : 133/Pid B/2021/PN Ktb, dan ditandangani Hakim Ketua Meir Elisabeth Batara Randa, beserta anggota. “Alhamdulillah, kebenaran berpihak untuk saya. Nanti akan kami tuntut balik. Sebab, saya dituduh mencuri, dan bagaimana nasib anak-anak dan istri saat saya di tahanan,” ujar Junaide sedih.

M Hafidz Halim, mengaku masih akan menunggu kasasi jaksa penuntut umum, untuk selanjnya mengambil langkah setelah kliennya dinyatakan tidak bersalah, dan bebas oleh hakim.

“Kita tunggu dulu akta kasasinya. Kami juga akan mengajukan kontra memori atas kasasi dan membela klien kami di Mahkamah Agung,” tegas Halim.

BACA JUGA  KPK Sita Dokumen Proyek Dinas PUPR Kota Banjar

Halim bilang, laporan balik juga akan dilayangkan atas kerugian dan tudingan pihak perusahaan terhadap kliennya. “Kami juga berhak melaporkan balik, terkait laporan palsu, fitnah, dan lainnya kepada klien kami ini,” tegas Halim.

Sementara, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kotabaru, Riduan, memastikan pihaknya menyatakan kasasi atas putusan bebas terdakwa tersebut.

“Iya. Kita kasasi. Kita sudah menuntut masuk, tapi dibebaskan oleh hakim. Mungkin penilaian hakim beda,” ujar Riduan, Kamis (14/10/2021) sore.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Antusiasme Balap Sepeda Tour de Barito Kuala 2021

Read Next

Korban Kebakaran di Desa Sungai Pumpung Terima Bantuan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *