Anak Kandung Disetubuhi Seorang Ayah

AD, terduga pelaku pencabulan terhadap anak.

Satuan Reskrim Polres Hulu Sungai Tengah menangkap terduga pelaku pelecehan seksual terhadap anak kandung sendiri. Pelaku berinisial AD yang melakukan persetubuhan kepada anak di bawah umur — sebut saja inisial X.

Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto lewat humas Aipda M. Husaini berkata polisi meringkus AD pukul 16.30 Wita, Senin 6 September 2021. Pelaku AD sudah dibawa ke tahanan Mapolres HST untuk proses hukum lebih lanjut.

Menurut Aipda Husaini, penangkapan AD bermula saat ibu kandung korban yang tak lain istri dari AD, melaporkan dugaan pencabulan terhadap anak. Saksi inisial MR ini melapor ke polisi pada Senin 6 September 2021 pukul 09.30 Wita.

“Pada hari Senin tanggal 06 September 2021 sekira jam 09.30 Wita telah datang seorang perempuan atas nama MR melaporkan telah terjadi tindak pidana pencabulan terhadap anak. Pencabulan pada hari Selasa, tanggal 31 Agustus 2021,” kata Aipda M. Husaini kepada banjarhits.com, Senin (6/9/2021).

MR baru mendengar kejadian itu pada Sabtu, 4 September 2021. MR menerima aduan dari saksi berinisial SL bahwa telah terjadi persetubuhan terhadap X, anak kandung dari MR.

Menurut Aipda Husaini, ayah kandung korban sebagai pelaku pencabulan tersebut. “Sebelumnya keluarga korban sempat membawa korban ke bidan untuk diperiksa,” lanjut Aipda Husaini.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, pelapor merasa tidak terima dan melaporkan ke Polres Hulu Sungai Tengah dan menuntut pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Dari hasil penyelidikan anggota Buser Sat Reskrim Polres HST ( Salimbada ) pada hari Senin tanggal 6 September 2021 Skj 16.30 berhasil mengamankan pelaku. Selanjutnya pelaku di amankan dan di bawa ke Polres Hulu Sungai Tengah guna proses lebih lanjut,” tutur Aipda Husaini.

BACA JUGA  Balangan Siapkan 2 Gedung Asrama untuk Karantina Covid

Pelaku AD disangkakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 Ayat (1) Sub Ayat (2) PERPU Nomor 1 Tahun 2016 Jo UU Nomor 17 Tahun 2016 Jo Pasal 76D UU Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

4.905 Mahsiswa Baru Uniska Pengenalan Kampus

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *