Tiga Desa di Batola Mewakili Kalsel Program Desa Cantik

Pemilihan program Desa Cantik di Barito Kuala, Senin (14/6/2021).

Tiga desa di Kabupaten Barito Kuala (Batola) berhasil terpilih mewakili Kalimantan Selatan (Kalsel) sebagai Desa Cantik (Desa Cinta Statistik).

Ketiga desa tersebut yakni Desa Antasan Segera Kecamatan Mandastana, Desa Anjir Serapat Muara Kecamatan Anjir Muara, dan Desa Jejangkit Timur Kecamatan Jejangkit.

Ketiga desa dari Batola ini masuk 100 desa dari 84.820 desa se-Indonesia yang terpilih dalam program Desa Cantik yang diprogramkan BPS (Badan Pusat Statistik).

Bupati Hj Noormiliyani AS Me-launching dan Mengukuhkan Desa Cantik ini, di Aula Selidah Kantor Bupati Batola, Senin (14/6/2021) pagi.

Desa Cantik sendiri memiliki kriteria desa aktif, banyak prestasi, dan paling dekat dengan masyarakat. Desa Cantik sendiri memiliki kriteria desa aktif, banyak prestasi, dan paling dekat dengan masyarakat mengingat desa merupakan ujung tombak pembangunan daerah.

Kepala BPS Provinsi Kalsel, Moh Edy Mahmud mengungkapkan, keberadaan Desa Cantik merupakan perwujudan hadirnya kelengkapan data mengenai desa secara menyeluruh, sehingga memudahkan dan memperkaya informasi secara merata.

“Data akan tersedia dalam bentuk website, baik mengenai pemetaan, infrastruktur, sosial, ekonomi dan lainya,” ucap Kepala BPS Provinsi Kalsel yang baru dilantik seminggu lalu.

Pria yang sebelumnya bertugas sebagai KepaIa BPS Sulawesi Tenggara itu mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Batola atas dukungan, kerjasama, dan koordinasi yang baik dalam mewujudkan Desa Cantik ini.

Dalam menjalankan program ini, papar Moh Edy Mahmud, pihaknya juga memberikan pendampingan dalam pelaksanaannya, hingga bisa dikelola secara mandiri.

Bupati Hj Noormiliyani AS merasa bersyukur dan menyambut baik atas hadirnya program Desa Cantik di Batola. Ia berharap program ini dapat dikembangkan hingga ke desa-desa lainnya.

“Terwujudnya Desa Cantik sangat bermanfaat untuk pemutakhiran data yang dimiliki desa, sehingga arah pembangunan lebih tepat sasaran,” terangnya.

BACA JUGA  PSU, Ruang Publik, dan Kewarasan Demokrasi

Mantan Ketua DPRD Batola Provinsi Kalsel ini menilai, dukungan data dan informasi statistik yang berkualitas juga akan diperlukan untuk menyusun perencanaan, evaluasi, penentuan keputusan dan memformulasikan kebijakan.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Angka Stunting di HSU Terus Diteken

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *