Posko Relawan Haji Denny-Haji Difri Dirusak Orang

Posko H2D di Kecamatan Mataraman, Banjar yang dirusak orang pada Minggu dini hari (23/5/2021).

Kabar mencengangkan kembali datang menjelang pelaksanaan PSU Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Pilgub Kalsel) 2020. Baru beberapa hari diadakan ikrar PSU Damai, justru posko relawan H2D di Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, habis dirusak orang tak dikenal.

Tak ketinggalan, spanduk melawan politik uang yang semakin gencar diperjuangkan masyarakat Banua pun turut dirusak pada Minggu, (23/5/2021). “Kami sangat kaget ketika subuh-subuh mendatangi posko, rupanya sudah dirusak. Kami langsung melapor ke tim di Provinsi,” ujar Fahrul, salah seorang relawan H2D lewat siaran pers ke banjarhits.com, Minggu.

Padahal para relawan meninggalkan posko tersebut sekitar pukul 01.00 WITA. Artinya pengrusakan terjadi selepas jam tersebut. Relawan H2D juga menjelaskan sempat ada beberapa orang mencurigakan yang menyantroni posko. Namun ketika ingin dihampiri, orang tersebut menghindar dan lari.

Tindakan premanisme dan arogansi ini diduga bergerak secara terstruktur. Sekretaris DPD Partai Gerindra Kalsel, Ilham Nor, menyatakan di malam yang sama relawan juga menerima laporan ada beberapa orang yang menyantroni posko relawan H2D di Pekauman, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

“Kami langsung mengirim beberapa orang untuk berjaga di Pekauman, alhamdulillah di sini aman. Tapi sangat disayangkan pengrusakan terjadi di posko Mataraman,” kata Ilham Noor.

Gerindra Kalsel sangat kecewa dengan adanya tindak pengrusakan yang sangat bar-bar terhadap posko relawan oleh orang tak dikenal. Dia mengimbau kepada relawan dan masyarakat yang mendukung perjuangan melawan politik uang untuk tidak terprovokasi.

“Pesan UAS untuk tolak politik uang yang ada di spanduk bisa mereka rusak, tapi pesan tolak politik uang yang ada di hati masyarakat tidak akan bisa mereka sentuh,” tegas Ilham Nor.

Tindakan premanisme ini juga mendapat perhatian serius dari akademisi FISIP Uniska, Dr. Muhammad Uhaib As’ad. Dirinya menyayangkan adanya pengrusakan posko relawan H2D oleh orang tak dikenal.

BACA JUGA  Direktur Teknik Pelindo III Tinjau Kesiapan Fasilitas TPKB Banjarmasin

“Ada pihak yang sangat gelisah dengan gerakan melawan politik uang, sehingga melakukan tindakan yang sangat bar-bar berupa pengrusakan. Tindakan tidak beradab ini sudah ketinggalan zaman dan justru membuat warga semakin antipati terhadap para pelaku pengrusakan,” kata Uhaib, akademisi yang dijuluki Rocky Gerung Kalsel.

Uhaib menjelaskan bahwa dinamika politik di Kalimantan Selatan sedang mendekati tahap peradaban yang sangat baik ketika muncul gerakan perlawanan terhadap politik uang dengan sangat masif. Menurut dia, hal ini adalah kajadian yang sangat langka bahkan dalam kancah politik nasional.

“Selama ini politik tersandera dengan oligarki dan kekuatan politik uang, pemenang yang muncul dari proses politik uang atau black market of democracy, tidak akan memikirkan kesejahteraan rakyat. Oleh sebab itu, perlawan terhadap politik uang yang sedang diperjuangkan oleh masyarakat Banua harus didukung penuh oleh kedua pasang calon,” tegas Dr. Uhaib.

Kemudian, Sekretaris DPD Gerindra Kalsel meyakini tindakan pengrusakan tidak akan menyurutkan semangat para relawan dan masyarakat yang berjuang melawan politik uang.

“Tindakan preman seperti itu tidak akan menyurutkan semangat relawan. Pengrusakan adalah bentuk kepanikan. Kepanikan adalah separuh dari kekalahan. Justru semangat relawan dan masyarakat semakin berlipat ganda!” tandas Ilham.

Sebelumnya, gerakan melawan politik uang semakin masif terjadi di Kalsel. Rupanya isi ceramah Ustad Abdul Somad, Ustad Das Ad Latif, Tuan Guru Bakhiet, dan ulama-ulama lain yang mendakwahkan penolakan terhadap politik begitu mencerahkan masyarakat Banua yang terkenal sangat agamis.

“Ambil duitnya, jangan pilih orangnya, siap?!!! saya takut berdosa ustadz. Jangan takut, tidak berdosa! Saya yang tanggung dosanya!”. Tegas UAS dalam penggalan isi ceramah yang viral di media sosial.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Gusti Ruspandi, Kadisporbudpar Batola Wafat

Read Next

Almarhum Kadisporbudpar Batola Dilepas Lewat Upacara Penghormatan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *