Rehabilitasi Lahan Kritis di Kalsel Butuh Satu Dekade

Pemprov Kalsel tanam pohon di Embung Lok Udat, Banjarbaru, Jumat (9/4/2021). Foto: dokumentasi

Kalimantan Selatan diprediksi butuh waktu 10 tahun atau satu dekade untuk memulihkan lahan kritis seluas 511 ribu hektare menjadi hijau. Waktu sepanjang itu bisa dicapai asalkan Kalsel konsisten reboisasi 50 ribu hektar per tahun.

Hal ini diungkap oleh penjabat Gubernur Kalsel Safrizal saat menghadiri rapat koordinasi pengawasan internal keungan dan pembangunan yang digelar BPKP dan Inspektorat Kalsel di Gedung Idam Chalid, Setdaprov Kalsel pada Kamis (20/5/2021).

“Pertama adalah mengevaluasi strategi yakni menyelesaikan lahan kritis dimana kita punya target penutupan lahan sekitar 500 ribu hektare lebih,” kata Safrizal.

Dengan asumsi 50 ribu hektare setiap tahun, maka perlu wakti 10 tahun merehabilitasi lahan kritis di Kalsel. “Sekurang-kurangnya baru siap 10 tahun, dan hal itu tentu lama,” lanjut Safrizal.

Oleh karena itu, ia berharap evaluasi ini dapat menjadi catatan penting bagi setiap stakeholder di pemerintahan dalam menyelesaikan lahan kritis di Kalsel.

“Strategi dapat lebih diperkuat lagi gerakannya. Sehingga, diharapkan tidak 10 tahun kita mampu menanggulangi lahan kritis di Kalsel, dan angka tutupannya lebih baik,” ucap Safrizal.

Selain itu, pihaknya turut memperhatian pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Menurut dia, perlu evaluasi personel, peralatan, dan standar kerja.

Kalaupun masih ada kekurangan, Safrizal meminta perbaikan kemampuan tentang penanganan karhutla. “Harus muncul strategi, harus terlihat di dalam RPJMD, baru kita akan lakukan secara terintegrasi dan sistematis,” kata Safrizal.

Menurut dia, Pemprov Kalsel sudah menanam 1 juta pohon secara serentak pada 13 kabupaten/kota demi memulihkan lingkungan pasca bencana banjir. Namun, kata Safrizal, capaian itu belum cukup untuk tutupan lahan.

“Perlu kerja keras lagi merehabilitasi lahan kritis seluas 500 ribu hektare lebih,” tutup Safrizal.

BACA JUGA  Aplikasi Setara Digadang untuk Desa Digital di Batola
Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Ayah Tiri Setubuhi Anak Gadis 14 Tahun di HST

Read Next

Larangan Mudik Dicabut, Kapal Perintis Berlayar ke Pelosok Kotabaru

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *