Cerita Korban Banjir Kalsel saat Lebaran: THR Banyu

Perahu di jalanan yang kebanjiran di Desa Satui Timur, Kecamatan Satui, Kabupatan Tanbu, Sabtu (15/5/2021).

Banjir masih menggenangi sebagian desa di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan pada Sabtu (15/5/2021). Bencana banjir mulai merendam permukiman warga ketika hari pertama Idul Fitri 1442 Hijriah pada Kamis malam, 13 Mei 2021.

Menurut warga RT 4 RW 00 Desa Satui Timur, Kecamatan Satui, Arbani, banjir masih merendam lingkungannya hingga Sabtu siang ini, 15 Mei 2021. Ketinggian air bervariasi hingga satu meter di jalanan kampung.

Arbani berkata genangan air masuk ke rumahnya. “Luar biasa ini, seperti tahun 2006, sama kaya gini juga dalamnya. Banjir, THR dari banyu (air, red). Banyu yang dikirim,” kata Arbani kepada banjarhits.com, Sabtu (15/5/2021).

Ia melanjutkan, hujan deras mulai mengguyur pada Kamis malam hingga Jumat siang (13-14/5/2021). Alhasil, keluarganya tidak bisa leluasa silaturahmi saat lebaran.

“Mulai malam sampai siang hujan saja pak. Lebaran enggak bisa kemana-mana, di rumah saja. Malamnya air naik terus, naiknya cepat daripada tahun-tahun kemarin. Makanya banyak enggak sempat mengamankan barang-barang,” ujar Arbani.

Rumah Arbani kebetulan berdiri di bantaran Sungai Satui. Dinding belakang rumahnya bahkan sempat terlepas akibat dihajar gelombang air sungai. “Kalau sekarang banjirnya air cepat, turun airnya sekitar 20 centian, turun drastis (dari hulu, red). Sekalinya tambang yang di sana ada yang jebol,” lanjutnya.

Arbani dan keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat di RT 23, Desa Sungai Danau. Menurut dia, rumah kerabatnya juga kebanjiran. Namun, rumah itu berlantai dua, sehingga bisa tidur di lantai atas.

Ratusan rumah di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah terendam banjir akibat luapan air Sungai Satui dan Sungai Haruyan pada Kamis pagi dan sore kemarin, 13 Mei 2021. Sungai Satui meluap pada pukul 06.00 WITA kemarin, sedangkan Sungai Haruyan pada sore harinya pukul 18.00 WITA.

Banjir menggenangi jalanan di Desa Satui Timur, Kecamatan Satui pada Sabtu (15/5/2021).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan meluapnya dua sungai itu akibat hujan dengan intensitas tinggi. Merujuk laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Bumbu, ada 555 unit rumah warga dan 55 hektare lahan siap panen terdampak banjir dengan tinggi muka air (TMA) antara 100-150 cm.

BACA JUGA  Selepas Pilgub Kalsel, H Denny Akan Tulis Buku

“Sementara BPBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah melaporkan sebanyak 629 unit rumah warga tergenang air dengan TMA antara 25-50 cm,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangan tertulis, Jumat, 14 Mei 2021.

Di Kabupaten Tanah Bumbu, banjir merendam satu desa di Kecamatan Satui, yakni Desa Sinar Bulan. Sedangkan banjir yang lebih luas terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang melanda Kecamatan Haruyan, tepatnya Desa Haruyan Seberang, Haruyan, Lok Buntar, Pangambau Hilir Dalam, Pangambau Hilir Luar, dan Mangunang.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Hendak Melahirkan saat Lebaran, Misna Dibantu Bupati Batola

Read Next

Penyintas Banjir Satui Dapat Trauma Healling

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *