Layanan Perdana GeNose di Terminal Penumpang Pelabuhan Trisakti

CEO Pelindo III Regional Kalimantan, Fariz Hariyoso (tengah) saat uji coba GeNose di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Jumat (23/4/2021).

PT Pelindo III (Persero) telah dan terus melaksanakan upaya protokol kesehatan untuk pencegahan penularan virus Covid-19 pada setiap titik akses keluar masuk di wilayah kerja operasional.

Hal ini dalam rangka mengimplementasikan loyalitas dan mendukung program pemerintah dalam menekan penyebaran angka Covid-19 di Indonesia dengan langkah 3 T (Tracing, Testing dan Treatment).

Menyambut momentum Hari Raya Idul Fitri 2021 tepat pada hari Jumat (23/4/2021), dilaksanakanlah launching layanan GeNose di Terminal Penumpang Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Peluncuran layanan GeNose ini diresmikan secara daring atau online oleh Direktur Utama PT Pelindo III, Boy Robyanto.

Turut hadir pula secara langsung CEO Pelindo III Regional Kalimantan, Fariz Hariyoso, yang didampingi oleh jajaran struktural serta para tamu undangan, di antaranya Kabid Lala KSOP Banjarmasin Andriawan, Kapolsek Trisakti, Kepala KKP Banjarmasin, dan pejabat instansi terkait.

Dalam sambutannya Boy Robyanto menyampaikan bahwa dengan 2 bilik test GeNose yang disediakan dan harga yang terjangkau diharapkan menjadi komitmen Pelindo III dalam memberikan layanan fasilitas kesehatan kepada aparatur yang berperan dalam penegakan protokol kesehatan.

“Untuk menekan penyebaran virus Covid-19, khususnya bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan jarak jauh dengan menggunakan moda transportasi kapal laut,” kata Boy Robyanto.

Pada kesempatan yang sama pula, CEO Pelindo III Regional Kalimantan, Fariz Hariyoso, ikut melakukan uji/ test GeNose perdana dan diikuti oleh tamu pejabat instansi yang hadir.

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III merupakan perusahaan yang berperan dalam mengelola dan membawahi 43 pelabuhan umum di tujuh wilayah provinsi Indonesia. Didirikan pada 1 Desember 1992, perseroan terus melakukan pengembangan dan memberikan layanan terintegrasi di segmen penyediaan jasa kepelabuhanan. Hingga saat ini, perseroan juga berperan sebagai perusahaan induk (holding company) dari anak usaha yang ada.

BACA JUGA  HSU Waspada Banjir Kiriman Sungai Balangan

Setelah cukup lama berkiprah sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam sektor perhubungan, perseroan senantiasa bekerja keras dalam memenuhi segala tugas, wewenang, dan tanggung jawabnya untuk mengelola 43 (empat puluh tiga) pelabuhan umum yang terdiri atas cabang utama, kelas I, II, III, dan kawasan.

Tujuh wilayah provinsi tersebut adalah di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Sebagai holding company, perseroan membawahi 11 anak usaha dan perusahaan afiliasi yang bergerak dalam beragam sektor terkait jasa kepelabuhan seperti logistik, layanan kesehatan, peti kemas, pengelola terminal curah cair dan gas, sarana bantu pemanduan, operator terminal, penyedia tenaga kerja, jasa pemeliharaan, pengelolaan alur pelayaran, kawasan industri, bongkar muat dan lain sebagainya.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

KNPI Batola Beri Bantuan Korban Kebakaran

Read Next

KRI Nanggala Diprediksi Tenggelam di Kedalaman 850 Meter

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *