Puncak Mudik Pelabuhan Bagendang Diprediksi Akhir April

Penumpang kapal di Pelabuhan Bagendang yang dikelola oleh PT Pelindo III.

PT Pelindo III Pelabuhan Bagendang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, sudah mengantisipasi potensi lonjakan arus penumpang saat Ramadan tahun 2021. Sejak sepuluh hari lalu, arus pergerakan penumpang sudah melonjak di Pelabuhan Bagendang.

“Kalau hari biasa mungkin 100-an saja, sudah mulai naik 400-500 (orang, red) Terpantau sejak pengumuman pemerintah yang melarang mudik tanggal 6 (Mei 2021, red), kira-kira sepuluh hari yang lalu,” kata General Manager PT Pelindo III Pelabuhan Bagendang, Akhmad Fajar kepada banjarhits.com, Senin (19/4/2021).

Menurut Fajar, angka sebanyak itu masih belum puncak pergerakan penumpang. Pihaknya masih menunggu puncak arus mudik di Pelabuhan Bagendang. Ia menduga ada 1.000 penumpang lebih saat puncak arus mudik.

Fajar berkata, puncak arus mudik diperkirakan pada pekan terakhir April 2021 atau H-1 sebelum tanggal 6 Mei 2021. “Saya perkirakan paling tidak H-1 sebelum tanggal 6 (Mei, red). Atau satu minggu di akhir bulan ini, mulai tanggal 26-30 (April, red),” lanjut Akhmad Fajar.

Kapal yang melayani penumpang terdiri dari Pelni dan Darma Lautan Utama (DLU). Dua operator kapal penumpang dan Roro itu melayani rute pelayaran Surabaya – Sampit PP, dan Semarang – Sampit PP. Dalam satu pekan, setiap operator kapal ini masing-masing melayani ada dua kali pelayaran dari dan ke Pelabuhan Bagendang.

“Semarang paling banyak,” ucap Fajar. Namun untuk sementara, kapal PT Pelni yang melayani penumpang dari Pelabuhan Bagendang ke Surabaya dan Semarang, dan sebaliknya.

Menurut Fajar, DLU sementara tidak beroperasi karena ada kebijakan dari Pemkab Kotawaringin Timur. Alhasil, kata dia, kapal Kalimutu yang dioperatori oleh Pelni yang melayani penumpang.

“Satu operator yang enggak jalan, Darma Lautan Utama karena ada kebijakan dari pemerintah daerah. Karena selain mengangkut barang, Roro mengangkut orang. Kebetulan ada pembatasan dari pemerintah daerah, maksimal muatan 8 ton, sementara muatan Roro ini melebihi,” kata Akhmad Fajar.

BACA JUGA  Seorang Ibu Diduga Bunuh 2 Anaknya

PT Pelindo III Pelabuhan Bagendang di bawah area kerja PT Pelindo III Regional Kalimantan. PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III merupakan perusahaan yang berperan dalam mengelola dan membawahi 43 pelabuhan umum di tujuh wilayah provinsi Indonesia.

Berdiri pada 1 Desember 1992, perseroan terus melakukan pengembangan dan memberikan layanan terintegrasi di segmen penyediaan jasa kepelabuhanan. Hingga saat ini, perseroan juga berperan sebagai perusahaan induk (holding company) dari anak usaha yang ada.

Setelah cukup lama berkiprah sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam sektor perhubungan, perseroan senantiasa bekerja keras dalam memenuhi segala tugas, wewenang, dan tanggung jawabnya untuk mengelola 43 pelabuhan umum yang terdiri atas cabang utama, kelas I, II, III, dan kawasan. 

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Akim Ketangkap Simpan Sabu di Seragam SMK

Read Next

KPK Dukung Upaya Pemprov Kalsel Cegah Korupsi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *