Mabuk, Seorang Petani Tebas Warga Banua Kepayang

ALM, pelaku penganiayaan terhadap EM.

Seorang petani bertindak brutal akibat pengaruh minuman keras. Si petani yang berinisial ALM itu menganiayaan korbannya inisial EM di Desa Banua Kepayang RT 002, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

“Telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan luka berat sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat 2 KUHP,” kata Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto lewat Paur Subaghumas Aipda M. Husaini kepada banjarhits.com, Jumat (16/4/2021).

Penganiayaan ini bermula saat ALM bersua EM pukul 22.30 wita di Desa Banua Kepayang RT 002, Kecamatan Labuan Amas Selatan. EM menuju mobilnya yang parkir di tepi jalan karena hendak ke pasar.

EM bersua ALM yang saat itu sedang mabuk dan membawa sebilah parang. “Kemudian pelaku cekcok dan berkelahi, lalu pelaku mencabut parang yang dibawanya. Namun sempat tarik menarik parang antara korban dan pelaku,” lanjut Aipda Husaini.

Aksi ini mengakibatkan telapak tangan kiri dan kanan korban robek dan terluka, sehingga korban melepaskan parang yang masih dipegang pelaku. Korban berusaha lari.

Namun saat korban membalikkan badan, pelaku menebaskan parang itu ke punggung korban sebanyak satu kali yang mengakibatkan luka robek. Toh, korban tetap lari menyelamatkan diri. EM ditolong oleh warga untuk dibawa ke RSUD Damanhuri Barabai.

Pelaku ALM meninggalkan tempat kejadian, pulang ke rumahnya. Setelah petugas polisi mendapat laporan dari warga, lalu mencari pelaku yang sedang bersembunyi di dalam rumahnya.

“Pelaku berhasil diamankan. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti berupa senjata tajam jenis parang diamankan di Polsek LAS guna proses hukum lebih lanjut,” ucap Aipda M. Husaini.

Menurut Aipda Husaini, pelaku marah dan menganiaya korban karena terpengaruh miras. Apalagi korban dan pelaku pernah berseteru sebelumnya.

BACA JUGA  Peduli Banjir Batola, Murad Kirim Perahu Karet
Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Jual Togel di Warung, Palingkau Masuk Penjara

Read Next

ITS Rilis Kapal Pintar Tanpa Awak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *