PKL Dilarang Berjualan di Trotoar Mabuun

Satpol PP Tabalong pasang spanduk larangan berjualan di Taman Kota Tanjung. Foto: banjarhits.com

Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ) terus berupaya memberikan ketertiban di Kabupaten Tabalong, setelah beberapa hari lalu, menertibkan Pedagang yang menggelar dagangannya di Trotoar.

Satpol PP Tabalong berupaya menjaga Trotoar tersebut agar tidak kembali digunakan Pedagang, salah satunya dengan memasang Spanduk larangan berjualan di atas trotoar.

Selain untuk menjaga ketertiban Kota Tanjung, Pembersihan Area Trotoar juga merupakan upaya untuk mengembalikan hak pejalan kaki, seperti yang kita ketahui trotoar merupakan tempat pejalan kaki yang disediakan oleh Pemerintah. Jika Trotoar digunakan Untuk berjualan, tentunya hal tersebut sangat mengganggu Pejalan kaki yang ingin melintas.

Kepala Dinas Satpol PP Tabalong, Syamsul Hadi berharap, dengan dipasangnya spanduk larangan berjualan di trotoar di kawasan Mabuun dan Taman Kota Tanjung, trotoar harus steril dari pedagang kaki lima.

“Karena fungsi trotoar untuk kenyamanan masyarakat,kami memberikan baliho yang masyarakat bisa langsung dapat Informasi, khususnya pada larangan-larangan pada daerah trotoar dan daerah lain, terutama untuk pedagang buah yang kami arahkan di depan mall Thaibah Mabuun,” kata Syamsul.

Untuk diketahui, aturan tentang trotoar secara jelas tercantum dalam pasal 31 ayat 1 UU LLAJ bahwa ketersedian fasilitas trotoar merupakan hak pejalan kaki.  ini artinya, trotoar diperuntukan untuk pejalan kaki bukan untuk kepentingan pribadi atau lainnya.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Razia Gabungan, Barang Terlarang Ditemukan di Lapas Kotabaru

Read Next

8 Perwira Polres Tanbu Bergeser

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *