Jembatan Cemara Alternatif atas Penutupan Jembatan Alalak

Ilustrasi Jembatan Barito. Foto: dok banjarhits.id

Proyek renovasi Jembatan Alalak di Kayutangi ujung sudah mulai dikerjakan, pasalnya Jembatan yang menghubungkan dua kabupaten/kota tersebut akan ditutup pada akhir bulan depan sampai tahun 2021.

Pada informasi yang didapat oleh banjarhits, penutupan lalu lintas diatas jembatan tersebut akan dihentikan sejak tanggal 25 November 2019 sampai dengan 18 Maret 2021 atau ditutup kurng lebih dua tahun.

Imbas dari penutupan jembatan Alalak tersebut salah satu alternatifnya adalah dengan mengalihkan arus lalu lintas yang menghubungkan dua kabupaten/kota melalui Jembatan di Jalan Cemara Ujung yang langsung menghubungkan ke Handil Bakti Kabupaten Batola.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Chaliq menyampaikan satu satunya alternatif lain bagi pengguna jalan yang ingin ke Banjarmasin dari Batola atau sebaliknya adalah melalui jembatan yang berada di Jalan Cemara Raya.

“Itu aja mas satu satunya alternatif, tidak ada yang lain lagi, kalau soal macet ya pasti berpotensi macet lah, yang biasanya dua jembatan berfungsi masih bisa macet, apalagi kedepannya cuma satu itu aja karena jembatan Alalak di renovasi,” kata Ichwan kepada wartawan Banjarhits via messengger (9/1).

Ichwan mengatakan tidak akan ada rekayasa jalan untuk menghindari kemacetan karena yang akan terjadi karena macet merupakan salah satu konsekuensi dari pembangunan jalan dan jembatan.

“Mungkin saja terjadi kemacetan dan itu sudah konsekuensi dampak pembangunan jalan dan jembatan,” ujarnya secara singkat.

Adapun Plt Kepala Dinas PUPR Banjarmasin, Joko Pitoyo membenarkan jika proyek jembatan alalak sudah mulai dikerjakan, menurutnya pembangunan jembatan Alalak jika dilihat berdasar desain sudah bisa dipastikan akan memakan waktu lama.

“Kita harap mas bisa cepat selesai ini, semoga nantinya setelah Jembatan Alalak ini jadi, akan lebih memudahkan warga Banjarmasin khususnya, dan masyarakat Kalsel umumnya menikmati Jembatan yang mewah ini,” katanya.

Proyek pembangunan Jembatan Alalak dikerjakan dengan multiyears  dimenangkan PT Wijaya Karya (Wika) dengan nilai kontrak Rp 274,561 miliar dengan model cable stayed yang akan selesai ditarget pada tahun 2020.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Pensiun, Pj Sekda Batola Titip Estafet Tugas

Read Next

Petugas Lapas Kotabaru Donor Darah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *