Dampak Tol Laut, Pelabuhan Stagen Menuju Layanan Prima

Ruang tunggu penumpang di Pelabuhan Stagen, Pulau Laut Utara, Kotabaru. Foto: Pelindo III Pelabuhan Stagen

PT Pelindo III (Persero) Pelabuhan Stagen, Kabupaten Kotabaru terus memperbaiki fasilitas ruang tunggu penumpang untuk mewujudkan layanan prima dan optimal. Hal ini seiring program Tol Laut yang digagas oleh Presiden Joko Widodo.

General Manager PT Pelindo III Pelabuhan Stagen, Zainal Abidin lewat Humas Pelabuhan Stagen Dedikasi Daeli, berkata pihaknya sudah merampungkan renovasi ruang tunggu penumpang pada Desember 2020. “Kami baru memperbaiki fasilitas ruang tunggu penumpang. Sebelum Nataru tahun 2020 sudah dipakai,” kata Dedikasi Daeli kepada banjarhits.com, Selasa (30/3/2021).

Menurut dia, fasilitas itu awalnya bukan untuk ruang tunggu penumpang. Lantaran ada program Tol Laut, kata Dedikasi, maka manajemen Pelabuhan Stagen menyulap jadi ruang tunggu penumpang untuk mendukung rute Tol Laut.

“Awalnya bukan ruang tunggu penumpang. Tapi ada Tol Laut, maka dibuatkanlah fasilitas ruang tunggu penumpang,” lanjut Dedikasi Daeli. Ia menuturkan Pelabuhan Stagen melayani rute pelayaran perintis ke Pulau Sembilan dan Majene, Sulawesi Barat.

Sabuk Nusantara sebagai kapal penumpang yang melayani rute perintis dari dan ke Pelabuhan Stagen tersebut. “Rute perintis seminggu dua kali pelayaran dengan Sabuk Nusantara. Jadi kapalnya keliling dari Pelabuhan Stagen ke Pulau Sembilan, lalu ke Majene, ke Stagen lagi. Begitu terus,” ucapnya.

Pelindo III Pelabuhan Stagen memiliki empat dermaga. Tiga dermaga di antaranya dipakai oleh AKR Corporindo. Adapun satu dermaga lainnya untuk melayani penumpang dan general cargo.

Selain itu, kata Dedikasi, keberadaan pelabuhan swasta yang dibangun oleh PT Pertamina, Indocement, PT Smart, dan PT Sime Darby Oils yang terdapat pada area tersebut, dalam pelayanan jasa pandu dan tunda dilayani sepenuhnya oleh Pelindo III Pelabuhan Stagen.

PT Pelindo III Pelabuhan Stagen di bawah area lingkup kerja PT Pelindo III Regional Kalimantan. PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III merupakan perusahaan yang berperan dalam mengelola dan membawahi 43 pelabuhan umum di tujuh wilayah provinsi Indonesia.

BACA JUGA  Mandastana Jadi Inkubasi Pertanian Agropolitan

Didirikan pada 1 Desember 1992, perseroan terus melakukan pengembangan dan memberikan layanan terintegrasi di segmen penyediaan jasa kepelabuhanan. Hingga saat ini, perseroan juga berperan sebagai perusahaan induk (holding company) dari anak usaha yang ada.

Aktivitas AKR di dermaga Pelabuhan Stagen milik PT Pelindo III (Persero).

Setelah cukup lama berkiprah sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam sektor perhubungan, perseroan senantiasa bekerja keras dalam memenuhi segala tugas, wewenang, dan tanggung jawabnya untuk mengelola 43 pelabuhan umum yang terdiri atas cabang utama, kelas I, II, III, dan kawasan.

Tujuh wilayah provinsi tersebut adalah di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Sebagai holding company, perseroan membawahi 11 anak usaha dan perusahaan afiliasi yang bergerak dalam beragam sektor terkait jasa kepelabuhan seperti logistik, layanan kesehatan, peti kemas, pengelola terminal curah cair dan gas, sarana bantu pemanduan, operator terminal, penyedia tenaga kerja, jasa pemeliharaan, pengelolaan alur pelayaran, kawasan industri, bongkar muat dan lain sebagainya.

Sebagai penyedia jasa kepelabuhanan terpenting di Indonesia, perseroan memiliki peran kunci untuk menjamin kelangsungan dan kelancaran angkutan laut. Dengan tersedianya prasarana transportasi laut yang memadai, perseroan mampu menggerakkan dan menggairahkan kegiatan ekonomi negara dan masyarakat.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Wanita Ini Dianiaya Bekas Mertua

Read Next

Jaksa Belum Siap Tanggapi Eksepsi Wartawan Asrul

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *