Sebulan, Kapal Petikemas Kirim Barang 4 Kali ke Batulicin

Pintu gerbang PT Pelindo III Pelabuhan Batulicin. banjarhits.com

Arus petikemas dari dan ke Pelabuhan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan menunjukkan pegerakan stabil di awal tahun 2021. Dalam satu bulan, Pelabuhan Batulicin melayani 4 kali pengiriman barang lewat kapal petikemas.

Menurut General Manager PT Pelindo III Pelabuhan Batulicin, Ari Sudarsono melalui Staf Umum Sumarjono, pergerakan petikemas dalam satu bulan ada sekitar 4 kali datang di Pelabuhan Samudera yang dikelola PT Pelindo lll Pelabuhan Batulicin, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.

Sumarjono berkata petikemas itu seminggu sekali datang menggunakan kapal. “Jadi isinya di dalam itu paling tidak, bisa sembako dan alat-alat bangunan yang didatangkan dari Surabaya menggunakan kapal,” ujar Sumarjono kepada banjarhits.com, Rabu (24/3/2021).

Apabila belanja ke Surabaya, kata Sumarjono, para pengusaha di Tanah Bumbu membeli barang yang dikirim lewat kontainer.

“Dulu mereka menyewa kapal. Sekarang menggunakan kontainer lebih nyaman dan aman barangnya. Kalau pengusaha di sini yang memiliki toko besar, pasti melalui jalur Pelabuhan Samudera Pelindo lll Batulicin ini,” lanjut Sumarjono.

Untuk itu, menurut Sumarjono, petikemas dalam sebulan ada empat kali datang ke Pelabuhan Samudera, Batulicin. “Jadi bahkan barang keramik saja melalui jalur sini,” tutupnya.

PT Pelindo III (Persero) Batulicin di bawah area kerja Pelindo III Regional Kalimantan. PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III merupakan perusahaan yang berperan dalam mengelola dan membawahi 43 (empat puluh tiga) pelabuhan umum di tujuh wilayah provinsi Indonesia.

Didirikan pada 1 Desember 1992, perseroan terus melakukan pengembangan dan memberikan layanan terintegrasi di segmen penyediaan jasa kepelabuhanan. Hingga saat ini, perseroan juga berperan sebagai perusahaan induk (holding company) dari anak usaha yang ada.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

M Joni

Read Previous

6 Poin Sikap Mahasiswa HST atas Nasib Meratus

Read Next

Dispersip Kirim 1.001 Buku ke Lapas Kotabaru

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *