Pekan Depan, DKPP Sidangkan Teradu Ketua Bawaslu Kotabaru

tim 2BHD ke DKPP

Tim 2BHD mengadukan Ketua Bawaslu Kotabaru ke DKPP RI. Istimewa

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI akan menyidangkan dugaan penyebaran informasi bohong atas terlapor Ketua Bawaslu Kabupaten Kotabaru, Mohamad Erfan. DKPP menjadwalkan persidangan secara virtual pada Kamis, 18 Maret 2021.

M. Erfan diadukan oleh tiga orang kuasa hukum paslon Bupati Kotabaru H. Burhanudin – Bahrudin (2BHD) ke DKPP pada akhir Desember 2020. Pengadu bernama Rahmadi, Hafidz Halim, dan M. Subhan.

Menurut Hafidz Halim kepada banjarhits.com, sidang pertama ini akan digelar pukul 13.00-14.00 wib pada Kamis, 18 Maret 2021. Persidangan lewat aplikasi Zoom secara virtual.

Dikutip dari salinan surat panggilan DKPP ke pengadu, pokok perkara yang disidangkan terkait dugaan teradu tidak profesional dan melanggar prinsip jujur dan tertib karena menyampaikan informasi yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya (menyebarkan informasi bohong) kepada Muliyadi selaku saksi dari pengadu.

“Bahwa tim pemenangan pasangan calon bupati nomor urut 2 melakukan money politik, dan menuding bahwa paslon bupati dan wakil bupati nomor urut 2 telah mengumpulkan KTP fiktif dalam proses pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru Tahun 2020 jalur perseorangan tanpa bukti jelas,” demikian kutipan pokok perkara.

Tim hukum 2BHD mengadukan Ketua Bawaslu Kotabaru Mohamad Erfan ke Dewan Kehormatan Penyelanggara Pemilu (DKPP) RI. Pengaduan ini kedua kalinya ke DKPP, setelah tim 2BHD melaporkan ketidakpuasan atas putusan Bawaslu Kotabaru kepada DKPP RI yang mendapat tanda terima nomor 01-04/SET/02/XII/2020.

Menurut anggota tim hukum 2BHD, Hafidz Halim, pihaknya mengadukan ke DKPP RI atas dugaan penyebaran berita bohong dan fitnah. Halim menilai apa yang dilakukan teradu diduga melanggar Pasal 8 Prinsip Dasar Etika dan Perilaku Aturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik.

“Tim 2BHD menganggap M Erfan diduga telah melanggar Kode Etik sebagai Ketua Komisioner Bawaslu, Erfan Erf diduga melakukan berita bohong dan hoaks kepada salah satu simpatisan pemilih 2BHD melalui pesan masengger Facebook. Dalam isinya, Erfan Erf menerangkan bahwa Tim Pemenangan Burhanudin telah melakukan money politic dan mengumpulkan KTP fiktif,” kata Hafidz Halim kepada banjarhits.com, Rabu (6/1/2021).

BACA JUGA  170 Pejabat Barito Kuala Dirotasi dan Dilantik
Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Vaksinasi Tahap 2 di Batola Diikuti 180 Orang ASN dan Honorer

Read Next

Jual Sabu-sabu, Tiga Sekawan Digerebek Polisi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *