Legislator DPRD Kotabaru Cekcok dengan Satpam BPJS

Anggota DPRD Kotabaru, Robbiansyah.

Menyamar sebagai masyarakat sipil biasa, salah satu anggota DPRD Kabupaten Kotabaru, Robbiansyah, ingin membuktikan pembicaraan masyarakat sulitnya cara mengurus BPJS Ketenagakerjaan di Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Masyarakat membincangkan pelayanan kepengurusan jaminan hari tua (JHT). Robbi pada Selasa 23 Febuari 2021, mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan Kotabaru. Ia bertemu Satpam.

Di situ, dia dan satpam sempat bersitegang menanyakan terkait lambatnya pelayanan pencairan jamianan hari tua (JHT). Menurut Robbi, faktor penyebabnya itu banyak pelayanan yang tidak bisa dilakukan secara tatap muka.

“Masyarakat yang memberikan berkas pencairan itu tidak bisa bertemu langsung dengan petugas BPJS Kotabaru, melainkan hanya ditemui oleh satpam keamanan BPJS ketenagakerjaan Kabupaten Kotabaru,” ujar Rabbiansyah kepada banjarhits.com, Rabu (24/2/2021).

Petugas keamanan BPJS Ketenagakerjaan Kotabaru memeriksa kelengkapan berkas masyarakat. Padahal kelengkapan berkas itu, menurut Robbi, sudah masuk ke dalam sistem data perusahaan dan data BPJS Ketenagakerjaan Kotabaru.

Untuk itu, lanjut Robbi, data atau berkas yang sudah didapatakan, tidak sesuai dengan sistem berkas. Misalkan Ahmad Fulan, namun di kartu BPJS tertulis A Fulan. Di sistem BPJS dan perusahaan, sudah diperbaiki namun hanya kartunya saja sedikit berubah.

“Jadi sedikit saja salah seperti itu, security BPJS Ketenagakerjaan Kotabaru sudah menyatakan itu harus diperbaiki. Padahal masyarakat yang berada di polosok desa untuk menempuh kantor BPJS Ketenagakerjaan Kotabaru cukup menghabiskan biaya yang cukup lumayan banyak,” lanjutnya.

Robbiansyah berharap BPJS Ketenagakerjaan Kotabaru bisa langsung mengonfirmasi keperusahan tersebut apakah orang tersebut benar-benar pekerja perusahaan atau tidak. Jadi masyarakat yang jarak tempuhnya cukup jauh, tidak sulit dalam mengurusnya.

“Intinya tidak melanggar undang-undang namun sedikit agak repot,” ucap Robbi. Ia berharap BPJS Ketenagakerjaan Kotabaru bisa memaklumi masyarakat yang jarak tempuhnya jauh dalam kepengurusan administrasi.

BACA JUGA  Perusahaan Tambang Ikut Tanam Pohon

“Kasihan mereka bila mondar-mandir yang jarak tempuhnya cukup lumayan jauh, khususnya wilayah ulun dapil lll antara perbatasan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur (Kaltim). (Ade Irvan)

Vinkmag ad
Bagikan ini :

M Joni

Read Previous

Pegawai RSUD Andi Abdurahman Dapat Orientasi Kerja

Read Next

Kalsel Siap Pasok Kebutuhan Beras Ibu Kota Baru di Kaltim

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *