Ditolak Menikah Orang Tua, Fauzi Acungkan Parang

Akhmad Fauzi, pelaku pengancaman pakai senjata tajam.

Entah apa yang ada dibenak Akhmad Fauzi, warga RT 3 Desa Cakru, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Pria berusia 31 tahun ini tiba-tiba kalap mengacungkan senjata tajam parang ke arah orang tuanya.

Menurut Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan lewat Kapolsek Amuntai Utara Ipda Budi Aji, menuturkan aksi nekat Fauzi terhadap orang tuanya, Amrani (54), akibat korban menolak menikahkan pelaku. Kejadian ini di rumah kediaman korban dan pelaku, Desa Cakru, Kecamatan Amuntai Utara pada pukul 17.00 wita, Sabtu (13/2/2021).

“Telak terjadi pengancaman dengan menggunakan senjata tajam jenis parang yang dilakukan oleh terlapor, yang saat itu meminta untuk dinikahkan. Tetapi tidak digubris oleh pelapor (bapak terlapor, red), selanjutnya terlapor mengambil dua buah senjata tajam sambil menebaskannya ke arah pagar rumah serta tiang rumah,” kata Ipda Budi Aji kepada banjarhits.com, Senin (15/2/2021).

Seraya mengacungkan sajam, Ahkmad Fauzi, berucap akan merobohkan rumah dengan cara menebaskan parang ke arah pagar dan tiang rumah. Apabila ada yang mendekat, kata Budi Aji, terlapor akan menebasnya.

Beberapa saat kemudian, Fauzi mendengar bahwa ayahnya menelepon petugas. Selanjutnya, pelaku membuang kedua senjata tajam tersebut ke arah kolam yang tergenang air.

“Yang mana aksi terlapor tersebut sudah sering dilakukannya sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Amuntai Utara guna proses lebih lanjut,” kata Ipda Budi Aji.

Setelah menerima laporan dari korban, petugas Polsek Amuntai Utara meringkus Ahkmad Fauzi pada pukul 11.00 wita, Minggu (14/2/2021) di rumah kediaman korban. “Selanjutnya dibawa ke Polsek Amuntai Utara guna proses lebih lanjut,” ucap Budi Aji.

Barang bukti yang disita satu senjata tajam jenis parang terbuat dari besi yang berukuran ± 30 centimeter, dan bertulisan IMAN, PIR pada bagian mata pisaunya.

BACA JUGA  Mahasiswa HST Desak Pengusutan Illegal Logging dan Pemulihan Banjir

Menurut dia, pelaku Fauzi disangkakan tindak pidana pengancaman dan/atau membawa, memiliki atau menyimpan senjata tajam tanpa memiliki surat ijin yang sah sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 335 KUHPidana dan/atau pasal 2 Ayat 1 Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Mendagri Tunjuk Safrizal Isi Penjabat Gubernur Kalsel

Read Next

Investigator Telisik Dugaan Limbah Kebun Sawit PT CPKA

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *