Akhiri Status Gubernur Kalsel, Ini Prestasi Sahbirin Noor

Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor saat rapat paripurna DPRD Kalsel, Rabu (10/2/2021). Foto dokumentasi

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor dan Wakil Gubernur Rudy Resnawan mengakhiri masa jabatannya terhitung sejak Jumat (12/2/2021). Duet pimpinan daerah ini terpilih saat Pilgub Kalsel 2015.

Sahbirin Noor bersama Rudy Resnawan sudah 5 tahun menakhodai pembangunan di Kalsel. Banyak keberhasilan pembangunan yang ditorehkan bersama jajaran SKPD Pemprov Kalsel, dukungan Forkopimda dan elemen masyarakat.

Salah satu prestasi adalah keberhasilan menekan angka kemiskinan walaupun seperti diketahui sejak Maret 2020, Kalsel terimbas pandemi yang turut memukul sektor perekonomian riil di masyarakat.

Tercatat tingkat kemiskinan Kalsel pada tahun 2016 sebesar 4,52, tahun 2017 sebesar 4,70 persen, tahun 2018 sebesar 4,65 persen, tahun 2019 4,55 persen dan per Maret 2020 sebesar 4,38 persen.

Tingkat kemiskinan Kalsel tahun 2020 tersebut jauh berada dibawah tingkat nasional sebesar 9,41 persen dan bahkan tercatat tingkat kemiskinan terendah di tingkat regional Kalimantan.

Persentase tingkat kemiskinan Kalsel juga terkecil kedua setelah Provinsi Bali sebesar 3,78 persen. Ini artinya Kalsel mampu menekan angka kemiskinan dengan baik.

Capaian itu disampaikan Sahbirin Noor saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kalsel dengan agenda pengumuman usul pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi Kalimantan Selatan sehubungan berakhirnya masa jabatan 2016-2021. Parpurna digelar di DPRD Kalsel pada Rabu (10/2/2021).

“Diakhir, masa jabatan kami sebagai Gubernur bersama Wakil Gubernur, Nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Selatan terus mengalami kenaikan,” kata Sahbirin Noor.

Data terakhir nilai IPM Kalsel pada 2020 sebesar 70,91. Kemudian, laporan keuangan daerah selalu meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan hingga tahun 2019. “Insyallah laporan keuangan 2020 juga dapat meraih opini WTP,” katanya.

BACA JUGA  Humas Pemprov Kalsel di Era Digital

Dalam kurun waktu 2 tahun terakhir, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Provinsi Kalimantan Selatan juga meraih nilai A. Menurut Sahbirin, masih banyak lagi keberhasilan pembangunan Banua atas dukungan, sinergi dengan DPRD termasuk dalam melahirkan produk hukum daerah.

Pasa kesempatan tersebut, Sahbirin Noor berpesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga rasa kebersamaan dan gotong royong demi kemajuan Kalsel.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Pasien Aktif Covid di Batola Kembali Melonjak

Read Next

Keberhasilan Duet Sahbirin Noor – Rudy Resnawan Memimpin Kalsel

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *