Lagi, Limbah Menewaskan Ikan Sungai Satui

Ikan mati di Sungai Satui, Kabupaten Tanah Bumbu pada Kamis (29/1/2021).

Fenomena pencemaran limbah dan ikan-ikan mati kembali terulang di Sungai Satui, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu. Menurut nelayan setempat, Arbani, ikan-ikan yang mati kembali muncul ke permukaan sungai pada Kamis (28/1/2021).

Ia dan beberapa nelayan mengambil sampel air di Sungai Pabilahan, anak dari Sungai Satui. Nelayan awalnya tak mendapati kematian ikan. Namun, setelah menyusuri sungai, ia baru menemukan beberapa ikan mati.

“Limbahnya air bau busuk. Diunjuni kada mau mamatuk lagi, kayapa nasib kami para nelayan. Iwak mati, banyu limbah,” kata Arbani kepada banjarhits.com, Kamis (28/1).

Kematian puluhan ikan di aliran Sungai Satui, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, sebelumnya pada Jumat (4/12/2020). Arbani, mengatakan warga mendapati puluhan ikan mati mengambang di Sungai Satui.

Arbani curiga kematian ikan-ikan itu akibat terkontaminasi limbah yang mencemari Sungai Satui karena ada perubahan warna air yang tidak wajar.

“Ada warna jernih ke hijauan dan oranye ke coklatan. Kami temukan ada beberapa ikan mati mengapung di sungai, yang kami duga kematian ikan tersebut akibat air limbah yang mencemari Sungai Satui,” kata Arbani.

Curiga atas kematian ikan, ia dan beberapa nelayan mengecek ke kawasan hulu Sungai Satui, sumber limbah berasal. Memakai perahu klotok, mereka menyusuri dua anak Sungai Satui: Sungai Batulaki dan Sungai Jombang.

Nelayan pun menyusuri perairan Sungai Pabilahan, cabang dari Sungai Jombang. Menurut Arbani, sumber limbah berasal dari Sungai Pabilahan, sebelum mengalir masuk ke Sungai Jombang dan Sungai Satui.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Respons Sahbirin Setelah Disuntik Vaksin Kedua

Read Next

Surat Terbuka Aliansi Jurnalis untuk Kapolri Baru

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *