Bank Indonesia Bantu Korban Banjir Kalsel

BI Kalsel menyerahkan bantuan logistik untuk korban banjir Kalsel, Selasa (19/1/2021).

Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) telah menetapkan status Provinsi Kalsel sebagai “Tanggap Darurat Bencana Banjir, Tanah Longsor, Angin Puting Beliung, dan Gelombang Pasang” pada tanggal 14 Januari 2021.

Gubernur Kalsel menaikkan status siaga darurat bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan gelombang pasang menjadi status tanggap darurat di Provinsi Kalsel.

Masyarakat Kalsel terdampak bencana banjir memerlukan bantuan dari segala pihak dengan dikoordinir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel melalui BPBD Provinsi Kalsel menyalurkan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupa sembako untuk masyarakat terdampak bencana banjir.

Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalsel, Amanlison Sembiring, menyerahkan bantuan ini secara simbolis di Kantor BPBD Provinsi Kalsel.

“Sebagai satu bentuk kepedulian Bank Indonesia terhadap masyarakat terdampak bencana banjir, Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalsel menyalurkan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupa sembako melalui BPBD Provinsi Kalsel,” kata Amanlison, Selasa (19/1/2021).

Bantuan sembako yang disalurkan senilai Rp 241.000.000. Duit ini dibelikan bantuan dalam bentuk mi instan (1.100 kardus), kecap manis (100 kardus), beras (1.400 sak) dan minyak goreng (200 kardus).

Penyerahan simbolis bantuan PSBI diserahkan dari Amanlison Sembiring selaku Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel kepada Abriansyah Alam selaku Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Kalsel di Kantor BPBD Provinsi Kalsel.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Gegara Banjir, Serikat Petani Kalsel Tolak Food Estate

Read Next

ESDM Kalsel: 6 Ribu Hektare Eks Tambang Sudah Direklamasi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *