Warga Kalsel Diminta Waspada Buaya saat Banjir

Seekor buaya muara. Foto: Freeimages.com

Kepala Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan, Mahrus Ariyadi, mengingatkan potensi serangan buaya ketika banjir melanda sebagian daerah di Kalimantan Selatan. Tingginya curah hujan memicu banjir di Kalsel.

Menurut Mahrus, masyarakat harus waspada saat sore dan malam hari karena sifat alamiah buaya yang berdarah dingin dan liar. “Masyarakat harus berhati-hati pada sore dan malam hari, karena sifat alamiah buaya berdarah dingin dan liar,” pesan Mahrus Ariyadi kepada banjarhits.com, Rabu (13/1/2021).

Reptil buaya, kata dia, boleh jadi mengikuti aliran air di saat yang sama membawa sumber makanan untuk buaya. “Bukan terbawa banjir. Boleh jadi mengikuti aliran air yang membawa sumber makanan bagi buaya,” ucap Mahrus.

Ia sudah menerima laporan adanya serangan buaya terhadap Riduan, seorang petambak warga RT 1 Desa Pantai, Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten Kotabaru pada Selasa malam (12/1/2021). Riduan menderita luka gigitan di lutut kaki kiri.

Setelah menyodok mata buaya, korban Riduan berhasil lepas dari cengkraman rahang buaya. Di lokasi tersebut, buaya sudah tiga kali menyerang manusia. Satu orang tewas atas nama Syamsi, dan dua orang lainnya berhasil selamat dengan luka gigitan.

“Lokasi tersebut merupakan habitat buaya muara. Populasinya diperkirakan antara 15-20 ekor. Buaya-buaya tersebut sering terlihat di lokasi tambak karena faktor pakan yang memang sangat melimpah, tersedia dalam tambak,” lanjut Mahrus.

Pihaknya sudah sosialisasi ke warga untuk selalu waspada atas serangan buaya muara. “Mengingat sejak 2019 sampai 2021 sudah ada tiga kasus serangan,” katanya.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Banjir Kalsel Dipicu Kejahatan Korporasi Tambang

Read Next

2 Pasien Covid-19 Asal Tanbu Meninggal Dunia

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *