Wagub Kalsel: Pejabat Disuntik Pertama Vaksin Covid

Rudy Resnawan

Wakil Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan.

Presiden dan Pejabat Pemerintah Pusat beserta perwakilan masyarakat akan menjadi orang yang pertama divaksin Covid-19. Sementara di daerah, para kepala daerahnya akan menjadi orang yang pertama, namun dengan catatan mereka berada dalam rentang usia 18-59 tahun.

“Insya Allah tanggal 13 Januari 2021 akan dilaksanakan penyuntikan perdana secara serentak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota” ujar Wagub Kalsel H Rudy Resnawan memaparkan kembali keterangan Menkes RI Budi Gunadi Sadikin saat Rakor secara virtual tentang kesiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, dari Command Centre Kalsel, Selasa (5/1/2021)

Rakor juga dihadiri Mendagri Tito Karnavian dan Kepala BNPB Doni Monardo dan diikuti Pemda se-Indonesia.

Dijelaskan Wagub Rudy, penyutikan perdana nantinya terdiri dari tiga kelompok, yakni kelompok pertama pejabat publik pusat dan daerah, kelompok kedua pengurus asosiasi profesi tenaga kesehatan dan “Key Leader” kesehatan daerah, selanjutnya kelompok ketiga adalah tokoh agama daerah.

Vaksinasi juga diprioritaskan dilakukan terlebih dahulu kepada para tenaga kesehatan (nakes) di 34 provinsi.

Kemudian dilanjutkan penyuntikan vaksin kepada masyarakat yang sering berhubungan dengan publik seperti sopir taksi, ojek, petugas di bandara, petugas di pelabuhan dan lainnya. Setelah itu giliran lansia.

Berdasarkan penjelasan Presiden yang disampaikan kembali oleh Mendagri, vaksin sudah didistribusikan sejak tanggal 4 Desember 2020. Diharapkan tanggal 7 Januari 2021, seluruh provinsi sudah menerima vaksin.

Kemudian, berdasarkan arahan dari Kepala BNPB bahwa masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan (prokes) meskipun vaksin Covid 19 sudah ada. Ini juga merupakan arahan langsung dari Presiden RI Joko Widodo.

“Kepala BNPB tadi menyampaikan arahan presiden bahwa dengan adanya vaksin Covid-19, kita khususnya masyarakat tidak boleh mengabaikan protokol kesehatan. Jadi tetap harus mematuhi Prokes, melaksanakan 3M yakni mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak,” pungkasnya.

BACA JUGA  UU Cipta Kerja, WALHI: Pengkhianatan Rakyat
Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Pesan Gubernur Sahbirin Noor saat Batola Berusia 61

Read Next

3 Wartawan Vietnam Divonis 11-15 Tahun Penjara

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *