Kaleidoskop Kalsel 2020: Wartawan Dibui Sampai Pilgub Kalsel

Diananta, aksi demonstrasi penolak UU Ciptaker, pemeriksaan demonstran di Polda Kalsel, dan paslon H2D.

Provinsi Kalimantan Selatan mencatatkan serangkaian peristiwa menonjol sepanjang tahun 2020. Di pengujung tahun 2020, redaksi banjarhits.com memilihkan beberapa peristiwa menonjol yang membetot perhatian publik secara luas, baik dalam spektrum lokal, nasional, dan bahkan internasional.

Redaksi sadar sejatinya cukup banyak peristiwa menarik di pelosok 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Dari serangkaian telaah, peristiwa menonjol yang menyedot perhatian publik masih seputar isu hukum, lingkungan, kesehatan, dan politik.

Berikut enam peristiwa pilihan yang menonjol di Kalimantan Selatan sepanjang 2020:

Penangkapan bandar narkoba sabu-sabu.

Nama Said Akhmad Zais Assegaf alias Habibi bikin heboh di awal tahun 2020. Habibi ditangkap anggota Ditresnarkoba Polda Kalsel atas kepemilikan sabu-sabu 32 kilogram pada 18 Januari 2020. Setelah melewati serangkaian penyidikan dan persidangan yang lama, Habibi divonis seumur hidup oleh majelis hakim PN Banjarmasin pada 26 Oktober 2020.

Tak cukup Habibi, Ditresnarkoba Polda Kalsel meringkus Dimas, kurir sabu-sabu 208 kilogram dan 53.969 butir ekstasi yang dikirim dari Samarinda. Dimas ditangkap di Kabupaten Tabalong, Kalsel pada 13 Maret 2020. Terdakwa Dimas divonis hukuman mati saat sidang putusan di PN Banjarmasin pada 30 November 2020.

Kriminalisasi terhadap eks pimpinan redaksi banjarhits.id.

Eks pimpinan redaksi banjarhits.id, Diananta Putra Sumedi dipenjara akibat narasi berita yang ia tulis di laman kumparan.com. Sengketa jurnalistik ini sudah selesai di Dewan Pers. Namun, Subdit V Ditreskrimsus Polda Kalsel melanjutkan proses pidana terhadap Diananta. Sidang putusan di Pengadilan Negeri Kotabaru pada 10 Agustus 2020 menjatuhkan vonis pidana 3 bulan 15 hari terhadap Diananta.

Diananta menulis konflik lahan antara masyarakat dan perusahaan kelapa sawit di Kabupaten Kotabaru. Kriminalisasi terhadap Diananta memantik reaksi rekan seprofesi, baik skala lokal, nasional, dan internasional. Setelah bebas pada 17 Agustus 2020, Diananta merintis banjarhits reborn lewat situs banjarhits.com.

Penolakan Omnibus Law UU Ciptaker.

BACA JUGA  Positif Pakai Narkoba, Dua Remaja Ditangkap di Jalan Raya

Kota Banjarmasin tak luput dari gelombang demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja pada Oktober – awal November 2020. Massa berasal dari gabungan mahasiswa, aktivis lingkungan, dan buruh menuntut pembatalan UU Cipta Kerja. Akibat aksi itu, sebagian koordinator dan pentolan aksi diperiksa Ditreskrimum Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin.

UU Cipta Kerja dikawatirkan makin merusak lingkungan hidup di Kalsel, dan melanggengkan eksploitasi Sumber Daya Alam. Tiga belas orang saksi yang sedianya diperiksa polisi, urung hadir karena surat yang dikirim tidak jelas. Di luar 13 orang ini, Polda Kalsel memeriksa saksi-saksi dari sebagian civitas akademika ULM dan UIN Antasari.

Pilgub Kalimantan Selatan: Sahbirin Noor – Muhidin vs H Denny Indrayana – H Difriadi Darjat (H2D).

Hasil pencoblosan Pilgub Kalimantan Selatan pada 9 Desember 2020 berbuntut panjang hingga ke Mahkamah Konstitusi. Paslon H Denny Indrayana – H Difriadi Darjat (H2D) kalah suara dari paslon Sahbirin Noor – Muhidin (BirinMu) dengan selisih 8.127 suara. Paslon H2D menggugat hasil pleno KPU Kalsel itu ke MK. Dalam setiap kali kesempatan, H Denny mengingatkan bahwa Pilgub Kalsel 2020 sarat dugaan pelanggaran pemilu. Itu sebabnya, Denny melampirkan 177 alat bukti dugaan pelanggaran ke MK. Denny pernah melaporkan dugaan pelanggaran ini ke Bawaslu Kalsel, tapi amblas.

Pidana terhadap pengunggah konten HTI dan Khilafah, Despianoor Wardani.

Di Kabupaten Kotabaru, persidangan terdakwa Despianoor Wardani menarik atensi sebagian ulama dan muslim di Kalimantan Selatan. Puluhan umat Islam sering memenuhi Pengadilan Negeri Kotabaru setiap kali persidangan Despianoor. Terdakwa seorang tenaga honorer SLB Kotabaru yang dijerat UU Informasi dan Transaksi Elektronik.

Di PN Kotabaru, Despianoor divonis pidana 2 tahun 6 bulan. Keberatan atas vonis itu, Despianoor banding ke Pengadilan Tinggi Banjarmasin. Majelis hakim PT Banjarmasin justru mengetuk vonis bebas terhadap Despianoor pada 17 Desember 2020. Despianoor sudah bebas dari Lapas Kelas IIA Kotabaru per tanggal 21 Desember 2020.

BACA JUGA  Simpan Narkoba, Dua Orang HSU Ditangkap di Babirik

Pandemi Covid-19.

Bencana pandemi Covid-19 memang sudah menjalar ke penjuru nusantara, termasuk Kalimantan Selatan. Terhitung sejak Maret 2020 – 27 Desember 2020, virus corona sudah menyerang 15.078 orang yang terkonfirmasi positif di Kalsel. Dari angka itu, 13.515 orang sembuh, 985 kasus aktif dalam perawatan, dan 578 orang meninggal dunia. Adapun orang suspek yang diduga terjangkir Covid-19 sebanyak 271 jiwa, sesuai data terakhir 27 Desember 2020. Pandemi Covid-19 memukul segala lini, baik dunia usaha, kesehatan, dan pariwisata.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

admin

Read Previous

LBH Pelita Umat: Hukum untuk Memukul Lawan Politik

Read Next

Ekonom Banua Minta Shutdown Kapitalisme

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *