Polisi Tangkap Remaja Penyebar Video Porno di HSU

NI Video Bugil

NI, remaja penyebar konten video pornografi dijerat UU ITE. Foto: Polres HSU

Niat NI untuk kembali ke pelukan gadis pujaan hatinya bertepuk sebelah tangan. Pria berusia 17 tahun itu , kecewa setelah wanita mantan pacaranya berinisial Ha, menolak ajakan rujuk.

Kesal atas penolakan ini, NI bikin ulah dengan menyebarkan foto dan video bugil tubuh Ha lewat media sosial Facebook dan Instagram. Karuan saja, Ha yang masih berusia 17 tahun itu mencak-mencak melihat foto dan video tubuhnya dalam kondisi bugil tersebar di dunia maya.

Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Afri Darmawan lewat Kasatreskrim Iptu Andi Patinasarani, mengatakan polisi sudah meringkus NI atas pengaduan dari keluarga korban. Pelaku NI, kata Andi, dijerat Pasal 45 Ayat 1 Juncto Pasal 27 Ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 20016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 37 Jo Pasal 4 Ayat 1 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

“Tindak pidana setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan atau menyediakan pornografi,”kata Iptu Andi Patinasarani kepada banjarhits.com, Sabtu malam (12/12/2020).

Drama kasus pornografi ini bermula ketika NI mengajak rujuk mantan kekasihnya, Ha. Mereka sama-sama remaja usia 17 tahun yang dimabuk cinta. Pada Jumat (11/12/2020) pukul 04.50 wita, Ha terkejut membaca pesan WhatsApp di ponselnya yang dikirim oleh NI.

Ha tinggal di Kecamatan Haur Gading, Kabupaten HSU. Adapun NI tinggal di Kecamatan Sungai Tabukan. Saat itu korban Ha lagi tidur di kamar rumahnya. Menjelang kumandang azan subuh, Ha terbangun. Ia lekas melihat HP, dan membuka WhatsApp.

“Korban membuka WhatsApp dari pelaku yang berisikan ancaman harus balikan untuk berpacaran. Kalau tidak, pelaku akan memviralkan foto dan video tanpa mengenakan busana melalui media sosial. Tetapi korban tidak mau,” kata Iptu Andi.

BACA JUGA  Kasus ITE, LBH Yakin Despianoor Divonis Bebas

Kesal atas sikap Ha, NI meradang. Pelaku memviralkan foto dan video tubuh Ha tanpa busana melalui akun Facebook ‘Sadgirl’ dan akun fake Instagram ‘Pbhanjeba’. Setelah itu, korban Ha melaporkan ulah NI ke orangtuanya.

Menurut Andi, korban Ha mengenali pelaku. Tapi pelaku NI tidak pernah meminta ijin kepada korban untuk menyebarkan foto dan video tanpa busana milik korban. “Atas kejadian tersebut, korban tidak terima dan melaporkan kejadian ini ke SPKT Polres HSU,” lanjut Andi Patinasarani.

Tak butuh lama, Satreskrim Polres HSU lekas meringkus NI untuk proses hukum lebih lanjut.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Suara Sahbirin Noor Melonjak dari Pemilih di Banjar

Read Next

Sah, H Akhmad Jiansi Jadi Ketua MUI Batola

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *