Suara Sahbirin Noor Melonjak dari Pemilih di Banjar

Dosen FISIP ULM Banjarmasin, Setia Budi pada Sabtu (12/12/2020). Istimewa

Perolehan suara Pilgub Kalimantan Selatan makin sengit di antara paslon Sahbirin Noor – Muhidin (BirinMu) dan H. Denny Indrayana – H. Difriadi Darjat (H2D).

Mengacu persentase suara formulir model C Hasil-KWK di laman sirekap KPU dari TPS Kabupaten Banjar sudah 34,17 persen. Selisih suara di Kabupaten Banjar berdasar data sirekap KPU cukup siginifikan yaitu 59.438 milik paslon 1 Sahbirin Noor – Muhidin (BirinMu), berbanding 35.202 milik paslon 2 Denny Indrayana – Difriadi Darjat.

Secara keseluruhan progres suara di laman sirekap 5.069 TPS dari 9.069 atau 55,89 persen, sedangkan di Barito Kuala sudah mencapai 67,20 persen. Kubu petahana Sahbirin Noor sementara meraup 45.294 suara, berbanding 28.053 suara milik Denny – Difriadi.

Secara perlahan selisih suara Pilgub Kalsel semakin menipis. Sebelumnya persentase suara BirinMu berada di angka 48 persen. Seiring masuknya suara pemilih dari Kabupaten Banjar berkontribusi mendongkrak persentase suara BirinMu yang merangkak ke angka 49,2 persen. Hitungan ini hingga pukul 19.02 Wita, Sabtu (12/12/2020).

Pengamat Politik dari FISIP Universitas Lambung Mangkurat, Setia Budi, menyatakan pergerakan perolahan suara cukup menarik di Pilgub Kalsel 2020. Menurut dia, dinamika saat ini menampilkan kontestasi demokrasi yang sangat baik.

Budi melihat, sesudah pemilihan, muncul zona dukungan petahana yang tidak bergeser dari Pilgub Kalsel sebelumnya. Jika diamati, kata Budi, mengapa hal itu terjadi karena pembangunan di daerah menurut amatan masyarakat ada perubahan signifikan.

“Di mana petahana mendapat dukungan kuat di situ terjadi pembangunan signifikan. Katakanlah Barito Kuala yang mana saat ini perolehan suara cukup jauh antara petahana dengan penantang,” kata Setia Budi kepada wartawan, Sabtu (12/12/2020).

Sejak 2015, kata Budi, Golkar selalu unggul dan masyarakat tetap mempertahankan pilihannya terhadap calon gubernur. Di Kabupaten Banjar misalnya, di mana saat ini juga menjadi lumbung suara petahana Sahbirin Noor.

BACA JUGA  Ekonom Banua Minta Shutdown Kapitalisme

“Kita tahu pembangunan di sana cukup signifikan. (Kabupaten, red) Tapin juga demikian saat ini menjadi penyumbang suara yang signifikan bagi petahana. Secara umum petahana unggul di beberapa daerah,” bebernya.

Budi menyatakan peluang Sahbirin Noor untuk menang terbuka lebar jika jarak selisih suara di lumbung suara terlalu jauh. Menurut Budi, meskipun kalah di daerah lainnya jika menang dengan selisih banyak di basis pemilih yang besar, maka sangat mungkin hasil akhir memenangkan petahana.

“Kita tunggu hasil akhirnya bagaimana saya belum berani menyimpulkan, tapi peluang petahana terbuka jika melihat perolehan selisih suara di daerah dengan basis suara yang tinggi. Saat ini dinamika suara terus bergerak,” pungkas Setia Budi.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Catatan Kritis Pasca Sahbirin Noor VS Haji Denny

Read Next

Polisi Tangkap Remaja Penyebar Video Porno di HSU

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *