3 Alasan H Denny Menang atas Sahbirin Noor

Denny Indrayana di kantor Bawaslu Kalsel, Selasa malam (3/11/2020). Foto: dok banjarhits.com

Paslon Cagub dan Cawagub Kalimantan Selatan H Denny Indrayana – Difriadi Darjat, sepertinya makin mendekati kemenangan Pilkada Kalimantan Selatan. Mengacu real count sementara KPU RI pada pukul 09.00 wib, Kamis (10/12/2020), paslon Denny – Difriadi mengemas 51,7 persen dan Sahbirin Noor – Muhidin meraih 48,3 persen suara.

Angka itu berasal dari 3.308 TPS atau baru 46,48 persen dari total 9.069 TPS se-Kalsel. Kemenangan sementara Denny – Difriadi ini sangat menarik dicermati di tengah dominasi politik dan ekonomi dari petahana Gubernur Sahbirin Noor.

Menurut pakar politik dari Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Banjarmasin, Muhammad Uhaib As’ad, ada tiga faktor analisa untuk menguatkan kemenangan Denny – Difriadi saat Pilgub Kalsel 2020. Poin pertama, Uhaib berkata sosok Denny punya magnet personalisasi yang kuat ketimbang Sahbirin Noor.

“Kekuatan Denny ada pada magnitude personal, akademisi, intelektul, dan punya jaringan nasional internasional. Modal utama intelektual, dan bisa menjual,” kata Muhammad Uhaib As’ad kepada banjarhits.com, Kamis (10/12/2020).

Poin kedua, Uhaib menyebut kemenangan Denny – Difriadi pertanda masyarakat Kalimantan Selatan ingin perubahan kepemimpinan. Masyarakat Kalsel, kata Uhaib, rindu sosok pemimpin yang bisa dibanggakan dan punya intelektual.

“Itu ada pada diri Denny Indrayana. Tagline Hijrah Gasan Banua menjadi satu strategi membangun komunikasi politik, ini mempertemukan keinginan masyarakat Kalsel dan kecerdasan narasi gagasan dan ide dari Denny. Itu memberikan nilai tambah dalam marketing politik,” ujar Uhaib As’ad.

Menurut dia, Denny Indrayana cukup jitu meramu sebuah gagasan dan narasi yang terstruktur, lalu dikombinasikan dengan keinginan masyarakat Kalsel. “Kecerdasan terstruktur menyampaikan argumentasi, yang tidak dimiliki inkamben,” ujar Uhaib As’ad.

Adapun poin ketiga, Uhaib berkata tim pemenangan Denny – Difriadi efektif mengkampanyekan anti politik uang di Pilkada Kalsel 2020. Efektifnya kampanye anti politik uang menguntungkan Denny – Difriadi yang kebetulan modal cekak. “Memberikan keuntungan bagi Denny yang tidak cukup uang jadi gubernur.”

BACA JUGA  Ratusan Personel di HSU Siap Amankan Pilgub Kalsel

Uhaib As’ad menilai kemenangan Denny – Difriadi atas petahanan Sahbirin Noor sejatinya di luar dugaan. Sebab, paslon Sahbirin – Muhidin punya sumber daya ekonomi, politik, dan patronase politik yang kuat.

“Hampir asumsi ini (Sahbirin menang, red) terbangun dalam kolektivitas masyarakat Kalsel,” kata dia.

Oleh karena itu, Uhaib terpikir kemenangan Denny – Difriadi berpotensi sebagai role model bagi perkembangan demokrasi di Kalimantan Selatan dan Indonesia. Benang merahnya: uang tidak lagi penentu sebuah kemenangan pilkada di Kalsel. “Suara yang beda-beda tipis sebagai literasi politik Kalsel,” kata Uhaib.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Beda Tipis Suara, H Denny Ungkap 4 Poin Penting

Read Next

AJ Oknum ASN Kotabaru Disanksi Komisi ASN

3 Comments

    Avatar
  • Semoga proses hasil Pilgub tahun 2020 Kalsel berjalan lancar dan sukses.

  • Avatar
  • Semoga bapak Denny Indrayana bisa membawa Banjarmasin seluruh Kalsel lbh baik lagi lbh berjaya lg Aamiin

  • Avatar
  • Semoga bpk Denny Indrayana membawa perubahan Kalsel. Dgn kepemimpinan beliau demokrasi berkembang krn intelektualitas yg baik, sdm yg baik. Selama ini Kalsel selalu didominasi oleh orang2 mengandalkan sumber daya ekonomi, politik ekonomi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *