Beda Tipis Suara, H Denny Ungkap 4 Poin Penting

Denny Indrayana di Bawaslu Kalsel, Selasa malam (3/11/2020). Foto: dok banjarhits.com

Calon Gubernur Kalimantan Selatan H Denny Indrayana memberikan pernyataan resmi atas pelaksanaan pemungutan suara Pilgub Kalsel pada 9 Desember 2020. Denny mengungkap ada empat poin penting setelah melihat hasil Pilgub Kalsel 2020.

“Pertama, praktek politik uang menurut bacaan kami, mengalami penurunan. Itu perlu disyukuri salah satu capaian Pilgub 2020. Ini bukan hasil kerja yang sebentar, untuk menghentikan praktek curang, terutama praktek politik uang,” kata H Denny Indrayana saat konferensi pers, Rabu (9/12/2020).

Menurut dia, pola serangan fajar mulai kesulitan dilakukan. Poin kedua, Denny menyebut bahwa tidak ingin berpolitik yang tujuannya cuma kekuasaan, tanpa etika. Oleh karena itu, etika politik yang semakin langka, harus dihadirkan lewat Pilgub Kalsel 2020.

Setelah Kalsel sukses menekan politik uang, kata Denny, maka Kalsel harus pula menghadirkan politik yang beretikan dan bermoral. Karena itu, pihaknya menolak melakukan politik klaim menang-menangan.

“Kami mendengar ada yang sudah mengklaim ada kemenangan berdasarkan quick count. Kami pun bisa melakukan hal yang sama, kami punya data, kami juga penghitungan. Ada juga lembaga survei yang memberikan angka kemenangan,” ujarnya.

Ia juga melihat penghitungan di KPU real time, dimana pasangan Denny-Difri unggul dari pasangan nomor 1. Kalau dasarnya saling klaim, Denny pun bisa mengklaim kemenangan mengacu hasil perhitungan internal dan lembaga survei.

“Poin ketiga, dengan hasil quick count, hasil perhitungan sangat dekat. Ada batas margin of error, siapapun yang ngerti surveri akan menahan diri atas nama etika untuk mengklaim siapa menang dan kalah. Semua mata menuju profesionalitas KPU Kalsel, dengan segala hormat pengawasan akan melekat pada teman-teman (KPU, red),” ujar Denny Indrayana.

Ia berharap KPU Kalsel melaksanakan tugas hati-hati dan penuh dedikasi, termasuk masyarakat pendukung Denny-Difriadi mengawal tahapan penghitungan suara.

BACA JUGA  Jika Menang di MK, H Difriadi: Masyarakat Sejahtera

Poin yang keempat, kata Denny, pihaknya menjamin tidak akan menyerah untuk meraih kemenangan di Pilgub Kalsel, dengan margin of error yang tipis.

“Kalau lima tahun lalu, ada yang mengundurkan diri. Ada proses di sana, seakan-akan ada yang mengalah, ada yang dimenangkan. Bismilah, Insyallah kami justru dalam posisi yang siap untuk memenangkan pertarungan ini. Kami tidak bisa dibeli, integritas tidak bisa dibeli,” tegas Denny.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Pilkada Banjar, Paslon MANIS Unggul Telak

Read Next

3 Alasan H Denny Menang atas Sahbirin Noor

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *