TNI Polri Diminta Netral saat Pilkada HST

Apel dan doa bersama di Mapolres HST, Sabtu (5/12/2020). Polres HST

Dalam rangka mengamankan dan mensukseskan tahapan Pilkada Serentak 2020, Polres Hulu Sungai Tengah melaksanakan apel Pengecekan dan Do’a Bersama di Mapolres HST, Sabtu (5/12/2020).

Agenda ini diikuti sebanyak 235 personel gabungan TNI-Polri HST (Kodim 1002/Barabai 60 orang dan Polres HST 175 orang. Apel pengecekan dan doa bersama dipimpin Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto, dan Dandim 1002/Barabai Letkol Inf Muh Ishak H. Baharuddin.

Dalam amantanya, Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto menyampaikan bahwa apel bersama dalam rangka persiapan pengamanan pemilihan serentak atau Pilkada Serentak tahun 2020 bukan hal yang baru.

“Akan tetapi kondisi saat ini yang berbeda yaitu di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu mari kita mengingatkan diri kita sendiri dan juga menyatakan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan,” ucapnya.

Ia menjamin TNI Polri netral termasuk keluarganya. Kalau ada keluarga TNI Polri yang punya hak pilih, Danang berkata, salurkan itu dengan sebaik-baiknya di bilik suara, tidak ada ekspresi, tidak ada pernyataan, dan tidak ada perilaku apapun yang menunjukkan dukungan kepada salah satu pasangan calon.

Situasi saat ini untuk wilayah Hulu Sungai Tengah sudah kondusif dan kerawanan pilkada relatif tidak ada. Tetapi, ia berpesan, jangan dianggap remeh karena akan melemahkan diri kita sendiri.

“Apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di TPS saat pelaksanaan pemilihan segera laporkan kepada Padal (Perwira Pengendali) agar segera diatasi, semakin cepat diatasi maka semakin baik pula hasil yang diperoleh,” tutur Kapolres.

Dandim 1002/Barabai Letkol Inf Muh Ishak H. Baharuddin, mengucapkan terima kasih atas sinergi yang sudah terbangun di jajaran polres maupun di pemerintah daerah, khususnya dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

BACA JUGA  Batola Menuju Kabupaten Layak Anak

Menurut dia, tahapan pilkada sudah dilalui beberapa bulan yang lalu, dan akan berakhir pada 9 Desember 2020 saat pencoblosan. “Tentunya kita sebagai pasukan pengamanan kegiatan Pilkada, kita juga melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan,” ujar Ishak.

Ishak mengimbau tetap jaga kesehatan, dan berharap pasukan pengamanan tidak jatuh sakit karena tidak dapat menjaga kesehatan diri. “Tetap kompak dan selalu berdoa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa agar kita diberikan kekuatan dalam pelaksanaan tugas pengabdian untuk negeri,” tegas Dandim.

Usai kegiatan apel dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh ustadz KH Anwar dari Barabai.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Siapa Safi’i Kemamang? Si Pencipta Lagu Pembebasan

Read Next

Kebakaran Hanguskan 9 Rumah di Cerbon Batola

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *