Korban Meninggal Diterkam Buaya Terima Santunan 500 Ribu

Tim SAR membawa jenazah Samsi yang dimakan buaya muara di Kotabaru, Jumat (27/11/2020).

Tim Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan sudah mendatangi rumah Syamsi (40), korban meninggal dunia akibat dimakan buaya.

Menurut Kepala BKSDA Kalsel, Mahrus Ariyadi, pihaknya sudah menyerahkan dana santunan ke keluarga almarhum di Desa Pantai, Kecamatan Kelumpang, Kabupaten Kotabaru pada Sabtu siang (28/11/2020). Mahrus lekas mengutus tim BKSDA Kalsel ke lokasi kejadian, setelah dikonfirmasi banjarhits.com atas kematian Syamsi.

“Tim telah melakukan pengecekan ke TKP dan memberikan himbauan kembali, serta mengunjungi rumah duka memberikan uang santunan. Tidak besar hanya Rp 500 ribu sebagai rasa simpati atas musibah yang tidak kita inginkan,” kata Mahrus Ariyadi.

Buaya berenang di aliran Sungai Nipah, Desa Pantai, Kotabaru pada Sabtu (28/11).

Pihaknya turut prihatin atas musibah yang menimpa Syamsi. Menurut dia, hutan mangrove di aliran Sungai Nipah merupakan habitat buaya muara. “BKSDA telah memberikan sosialisasi di desa tersebut mengenai habitat buaya,” Mahrus melanjutkan.

Khairul Sani, warga RT 8 Desa Pantai, membenarkan perairan Sungai Nipah dan anak-anak sungainya memang banyak ditemukan habitat populasi buaya muara. “Hampir sungai-sungai kecil di sini ada buaya. Habitatnya terlalu banyak,” ucap Sani.

Setelah jatuh korban tewas akibat diterkam buaya, Sani berharap ada solusi kongkret di tengah keberadaan populasi buaya dan manusia. Ia meminta instansi teknis, baik BKSDA Kalsel, BPBD, dan Pemkab Kotabaru, segera mengambil langkah kongkret mencegah terjadinya korban lagi dari keberadaan buaya.

“Jangan sampai terjadi lagi seperti kemarin. Bagaimana dicarikan soluasi terbaiknya,” kata Khairul Sani.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Debat Pilgub Kalsel dan Korupsi Tambang

Read Next

Mahasiswa UMB Dikuliahi Wakil Bupati Batola

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *