Pria yang Dimakan Buaya Meninggalkan 4 Anak Kecil

Tim SAR membawa jenazah Samsi yang dimakan buaya muara di Kotabaru, Jumat (27/11/2020).

Warga, tim SAR, dan TNI Polri menemukan tubuh Samsi dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 11.45 wita, Jumat (27/11/2020). Setelah semalam dilakukan pencarian, korban Samsi ditemukan meninggal dunia sangat mengenaskan.

Menurut saksi mata, Khairul Sani, kondisi tubuh korban tidak utuh saat ditemukan di pinggiran pohon bakau Sungai Nipah, Desa Pantai, Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten Kotabaru.

Sani prihatin melihat tubuh korban yang tercabik-cabik buaya muara. “Kondisinya tidak utuh. Lengan kiri, kaki kiri, dan separo kepala hilang,” ujar Khairul Sani kepada banjarhits.com, Jumat (27/11/2020).

Tubuh korban dimasukkan ke kantong hitam untuk dievakuasi ke rumah almarhum di lingkungan RT 1 RW 1 Desa Pantai. Almarhum akan dimakamkan setelah Salat Ashar di Tempat Pemakaman Umum Desa Pantai.

Khairul Sani punya kesan terhadap sosok almarhum Samsi. “Kesehariannya cukup rajin dan baik. Tulang punggung keluarga, bekerja sebagai buruh harian di tambak,” kata Sani.

Menurut dia, almarhum Samsi meninggalkan seorang istri dan 4 orang anak yang masih kecil. Sebelum kejadian, kata Sani, keluarga almarhum tidak mendapati firasat buruk. “Kadada firasat,” ucapnya.

Warga Desa Pantai, Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten Kotabaru, dikejutkan kabar hilangnya seorang petambak ikan dan udang pada Kamis petang (26/11/2020). Seorang petambak bernama Samsi diduga hilang setelah diterkam buaya muara pada Kamis petang (26/11/2020).

Sebelum dikabarkan hilang, Sani menuturkan, korban Samsi saat itu sedang mencuci ikan dan udang hasil panen di tambak. Tanpa disadari korban, kata Sani, tiba-tiba muncul seekor buaya muara yang lekas menyambar tubuh Samsi.

“Korban bantu orang panen ikan dan udang. Saat mencuci ikan dan udang di tambak, langsung diterkam buaya. Kami masih di lokasi pencarian,” kata Khairul Sani.

BACA JUGA  Waspada! Ada 30 Ekor Buaya Hidup di Desa Pantai

Sani mengaku kejadian buaya menerkam orang sudah kali ini di Desa Pantai. Pada 2018, Sani pernah mendengar seorang wanita diterkam buaya muara. Beruntung korban saat itu selamat.

“Saya sering mendapati buaya. Dulu ada satu orang diterkam, tapi selamat. Kalau buaya yang besar-besar banyak,” ujarnya.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Tubuh Orang yang Dimakan Buaya Kotabaru Tercabik

Read Next

Bayi Usia 10 Bulan Positif Covid-19 di Batola

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *