Buaya Pemangsa Manusia di Kotabaru Ditembak

Seekor buaya. Foto: freeimages.com

Warga dan tim evakuasi terpaksa menghentikan proses pencarian korban Samsi yang diduga dimakan seekor buaya muara di perairan Sungai Nipah, Desa Pantai, Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten Kotabaru.

Khairul Sani, seorang warga Desa Pantai, mengatakan pencarian tubuh Samsi dihentikan karena turun hujan dan gelap. “Sementara pencarian dihentikan akibat cuaca hujan. Selain gelap, buayanya liar banget,” kata Khairul Sani kepada banjarhits.com, Jumat (27/11/2020) dini hari.

Pihaknya terpaksa menembak buaya tersebut karena membahayakan nyawa tim penyelamat. Ia memperkirakan panjang buaya sekitar 5 meter. Sani berkata seekor buaya sempat muncul ke permukaan air, lalu menghilang lagi. “Sekilas muncul tenggelam,” ujar dia.

Sani menduga tubuh Samsi kemungkinan sudah ditelan buaya. Sebab, kata dia, ada seorang anggota tim melihat perut buaya membesar saat ditembak. “Kelihatan perutnya agak besar,” ucap Sani.

Warga Desa Pantai, Kecamatan Kelumpang Selatan, Kabupaten Kotabaru, dikejutkan kabar hilangnya seorang petambak ikan pada Kamis petang (26/11/2020). Samsi (35 tahun) seorang buruh tambak yang diduga hilang setelah diterkam buaya muara pada Kamis petang.

Korban menetap di lingkungan RT 1 RW 1 Desa Pantai. “Saya baru dapat kabar satu jam lalu, selepas Maghrib. Kami sedang melakukan pencarian korban sekarang,” kata Khairul Sani.

Sebelum dikabarkan hilang, Sani menuturkan, korban Samsi saat itu sedang mencuci ikan dan udang hasil panen tambak di tepi Sungai Nipah. Tanpa disadari korban, kata Sani, tiba-tiba muncul seekor buaya muara yang lekas menyambar tubuh Samsi.

Korban ikut panen ikan di tambak milik Sukri. “Korban bantu orang panen ikan dan udang. Saat mencuci ikan dan udang di tambak, langsung diterkam buaya. Kami masih di lokasi pencarian,” kata Khairul Sani.

BACA JUGA  2021, Kalsel Terima DIPA dan TKDD Rp 25,85 Triliun

Sani mengaku kejadian buaya menerkam orang sudah dua kali di Desa Pantai. Pada 2018, Sani pernah mendengar seorang wanita diterkam buaya muara. Beruntung korban saat itu selamat.

“Saya sering mendapati buaya. Dulu ada satu orang diterkam, tapi selamat. Kalau buaya yang besar-besar banyak,” ujarnya.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Pertanian di Banjar Dirancang Tanpa Bahan Bakar

Read Next

Simpan Narkoba, Dua Orang HSU Ditangkap di Babirik

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *