2 Guru Honor Korban Kebakaran di Banjarmasin Terima Bantuan

2 guru honor korban kebakaran di Banjarmasin menerima bantuan, Rabu (25/11/2020). Istimewa

Hari Guru Nasional yang jatuh pada tanggal 25 November 2020, menjadi momen penting bagi bangsa ini untuk memuliakan para guru. Pahlawan tanpa tanda jasa yang telah mendedikasikan hidupnya untuk mendidik generasi muda di tengah minimnya penghasilan.

Dengan semangat solidaritas yang tinggi, guru-guru honorer yang tergabung dalam Forum Sahabat Guru Indonesia (FSGI) Kalsel melakukan aksi galang dana untuk sesama guru honorer yang tertimpa musibah kebakaran yaitu Hairunisa (28 tahun).

Hairunisa merupakan guru honorer SD Murung Raya 1 Kota Banjarmasin. Ia salah satu korban kebakaran besar di Pulau Bromo, tepat sebulan yang lalu. Rumahnya habis terbakar.

Hasil galang dana ‘Dari Guru untuk Guru’ itu diserahkan oleh Sarlinda dan Jahrah pada Rabu (25/11/2020) pagi tadi, bertepatan dengan Hari Guru Nasional (HGN). “Kami ingin saling menguatkan dengan aksi sosial ini, semoga bermanfaat dan menjadi ajang silaturahmi sesama guru honorer,” ucap Jahrah.

Hairunisa terharu atas kehadiran kedua guru honorer tersebut. Dirinya mengaku senang dan beriterimakasih atas kunjungan sesama rekannya yang memberikan bantuan unntuknya.

“Ini sangat berarti bagi kami karena sampai saat ini belum selesai membangun kembali rumah,” ujar Hairunisa.

Sebulan pasca kebakaran, Hairunisa dan kedua orangtuanya harus hidup menumpang di rumah tetangganya. Ia bersyukur memiliki tetangga yang baik hati sehingga sampai sekarang masih dibolehkan menumpang.

Senasib dengan Sarlinda, Hairunisa harus menyeberang Sungai Martapura setiap hari untuk mengajar. Sarlinda dan Jahrah berharap aksi-aksi seperti ini bisa terus mereka lakukan.

Meski kecil, mereka yakin hal tersebut bisa saling menguatkan. “Kami berharap guru-guru honorer makin solid untuk memperjuangkan kesejahteraan bersama,” tutup Sarlinda.

Sahabat Guru Indonesia (SGI) merupakan program dari Global Zakat – Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang bertujuan memberikan bantuan kepada guru-guru yang kurang beruntung.

BACA JUGA  Alasan Disdukcapil Tanbu Buka Lagi Layanan Publik

Di Kalimantan Selatan, ada puluhan guru penerima manfaat SGI yang sebagian besar merupakan guru honorer. Menurut Kepala Cabang ACT Kalimantan Selatan, Zainal Arifin, bantuan dari program SGI bisa dimanfaatkan untuk para guru.

“Apalagi di momentum Hari Guru Nasional, sudah seharusnya pahlawan tanpa tanda jasa ini mendapatkan apresiasi. Maka dari itu Global Zakat – ACT pun hadir untuk membersamai mereka,” kata Zainal Arifin.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

M Xaverius

Read Previous

Divonis Bebas, 2 Wanita Terdakwa Sabu Kotabaru Dukung 2BHD

Read Next

Ribuan Petugas Pilkada Kotabaru Ikut Rapid Test Corona

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *