2 Kepala Dinas Saksi Sidang AJ Oknum ASN Kotabaru

Sidang pertama oknum ASN Kotabaru, AJ, atas dugaan pidana Pilkada, Senin (16/11/2020). Foto: istimewa

Hakim Pengadilan Negeri Kelas II Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, mulai menyidangkan kasus dugaan pelanggaran pidana netralitas ASN saat Pilkada Kotabaru pada Senin (16/11/2020). Terdakwa seorang ASN Pemkab Kotabaru bernama Antonius Jarwana.

Menurut Komisioner Bawaslu Kotabaru, Akhmad Gafuri, PN Kotabaru menggelar sidang perdana perkara pilkada terhadap terdakwa Antonius Jarwana pada Senin (16/11). Persidangan secara offline ini dimulai dengan pembacaan surat dakwaan pukul 10.30 wita.

“Setelah dakwaan dibacakan terdakwa maupun penasehat hukum tidak mengajukan keberatan. Acara persidangan dilanjutkan pemeriksaan saksi-saksi,” ucap Akhmad Gafuri kepada banjarhits.com, Senin (16/11/2020).

Adapun saksi-saksi yang dimintai keterangan, seperti Saijul Kurnain, Tri Widodo, Selamat Riyadi selaku Kepala Dinas Pendidikan Kotabaru, Suriani, Syamsir Alam, dan Minggu Basuki selaku Kepala BKD Kotabaru.

Sidang sempat diskors pukul 13.30 wita, setelah mendengar keterangan dari saksi-saksi tersebut. Setelah skorsing dicabut, didengarkan pula keterangan ahli melalui sarana video conference.

Ahli yang memberikan keterangan terdiri atas Ahmad Fikri Hadin selaku ahli hukum tata negara dan Achmad Ratomi selaku ahli hukum pidana. “Keduanya dosen FH Unlam Banjarmasin,” kata Akhmad Gafuri.

“Yang pertama didengar keterangannya adalah Amad Fikri Hadin. Setelah selesai dilanjutkan dengan ahli pidana Achmad Ratomi selaku ahli pidana,” Gafuri melanjutkan.

Setelah kedua ahli didengarkan pendapatnya, terdakwa memberikan keterangannya. Menurut Gafuri, terrdakwa Antonius Jarwana tidak berbelit-belit di persidangan. “Terus terang, serta memberikan keterangan yang pada intinya terdakwa mengakui semua perbuatannya, menyesal dan berjanji kedepannya akan lebih berhati-hati,”ucap Gafuri.

Beres mendengarkan keterangan terdakwa, hakim menutup persidangan pertama tersebut. Agenda sidang berikutnya tuntutan yang akan digelar pada Selasa, 17 November 2020. Kasipidum Kejari Kotabaru, Rizki Purbo Nugroho, hadir langsung sebagai JPU.

BACA JUGA  Tersangka AJ Jadi Motivasi DOB Kambatang Lima

“Apapun putusan yang nantinya akan dijatuhkan majelis hakim, akan memberikan pelajaran yang berharga untuk proses perbaikan kualitas demokrasi,” pesan Akhmad Gafuri.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Juragan si Pembawa Sajam Ditangkap Polisi

Read Next

Pidana Pilkada, AJ Oknum ASN Kotabaru Dituntut Denda Rp 1 Juta

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *