PKL Gelar Maulid Nabi di Markas Walhi Kalsel

Maulid Nabi Muhammad di Markas Walhi Kalsel, Kamis malam.

Forum Pedagang Kaki Lima Lapangan Murjani (Forkamu) bersama Walhi Kalsel peringati maulid Nabi Besar Muhammad SAW di kantor Walhi Kalsel, Komplek Widya Elok 2 Banjarbaru pada Kamis (12/11/2020).

Maulid ini mengangkat tema ‘Jadikanlah Keteladanan Rasulullah Sebagai Motivasi Untuk Berjuang Dan Peduli Terhadap Keselamatan Rakyat & Lingkungan‘. Tausyiah menghadirkan Habib Idrus Al Kaff.

Acara yang dimulai pada pukul 20:00 wita ini diawali pembacaan syair Habsyi dan lantunan ayat suci Al-Quran, sambutan panitia pelaksana, ceramah agama (tausyiah) serta potong tumpeng .

Ketua Forkamu, Dian Wahyudi mengucapkan terima kasih kepada Habib Idrus Al Kaff beserta tim, Walhi Kalsel, institusi pemerintah, tokoh alim ulama, dan para undangan atas kesediaannya dalam perayaan atau memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Dian berharap agar kiranya semua yang hadir pada malam berbahagia ini mendapat barokah dari Allah SWT dan syafaat dari Rasulullah SAW.

Direktur Eksekutif Walhi Kalsel , Kisworo Dwi Cahyono, menyampaikan bahwa Islam itu sangat peduli terhadap manusia dan lingkungan. Kalau undang-undang pemerintah dan DPR bisa berubah atau diubah, namun dalam agama Islam ada dua hal yang tidak berubah.

“Yaitu Al-Quran dan Hadits,” tutur pria yang akrab disapa Cak Kis itu.

Adapun Habib Idrus Al Kaff menceritakan tentang riwayat kelahiran, berbagai riwayat kehidupan, hingga perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyiarkan agama Islam.

Tak hanya bicara riwayat Nabi Muhammad SAW, Habib Idrus juga sedikit bercerita tentang riwayat paman Nabi yaitu Abu Lahap dan juga riwayat Nabi Yusuf Alaihi Salam.

Menurut Habib Idrus, masuk Surga itu bukan karena ibadahnya, tapi karena Rahmat Allah. Kata dia, ada ahli ibadah yang tidak mendapat Rahmat Allah ialah ahli ibadah yang suka memfitnah, suka mengkafir-kafirkan orang lain, suka berbuat kerusakan termasuk merusak hutan, alam dan lingkungan.

BACA JUGA  Sehari, Batola Tambah 9 Pasien Baru Covid-19

“Orang tersebut tidak mendapat Rahmat dari Allah SWT karena Allah tidak suka dengan orang yang merusak, bertaubatlah,” ujar Habib Idrus.

Ia beranggapan gerakan Save Meratus itu bagus. “Jaga lingkungan kita itu bagus.
Tapi jagalah orang yang menjaga lingkungan itu lebih bagus, Insya Allah kalau baik hubunganmu dengan Allah pasti kau sayang dengan gunungmu, kau sayang dengan tanahmu, kau sayang dengan airmu. WALHI Wahana Lingkungan Hidup berjaya, aamiin,” ujar Habib Idrus.

Ditambahkan Habib Idrus, ketika Rasulullah berperang melawan orang-orang kafir, Rasulullah melarang pasukannya membunuh anak-anak dan perempuan, bahkan melarang menebang pohon, merusak sumur, dan merusak sumber mata air.

“Bagaimana cara Rasulullah berjuang, ialah dengan Rahmatan Lil Alamiin,” pungkas Habib Idrus.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Sikap DAD Kalsel atas Sengketa Lahan di Tanbu

Read Next

November, Dispersip Kalsel Musnahkan 21.487 Arsip

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *