Tersangka Pilkada, Oknum ASN Kotabaru Dikirim ke Jaksa

Antonius Jarwana (kanan) diterima Kasipidum Kejari Kotabaru, Rizki Purbo Nugroho pada Senin (9/11/2020). Foto: istimewa

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kotabaru, Rizki Purbo Nugroho, telah menerima berkas perkara tersangka atas nama Antonius Jarwana pada Senin (9/11/2020).

Antonius ditetapkan tersangka pelanggaran pidana sesuai Pasal 188 juncto Pasal 71 ayat 1 UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

“Pada hari Senin, tanggal 9 November 2020 telah dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti atas nama Antonius Jarwana yang disangka melanggar Pasal 188 juncto Pasal 71 ayat 1 UU Nomor 10 Tahun 2016,” demikian kata Rizki Purbo Nugroho kepada banjarhits.com, Senin (9/11/2020).

Rizki sebagai jaksa penuntut umum yang memeriksa tersangka Antonius Jarwana. “Dalam pemeriksaan, tersangka kooperatif,” ujar Rizki.

Setelah ini, kata dia, JPU Kejari Kotabaru akan melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri Kotabaru untuk disidangkan.

Antonius Jarwana seorang ASN pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotabaru. Ia punya jabatan Penilik PAUD dengan pangkat Pembina IV/A.

Dikonfirmasi terpisah oleh banjarhits.com, Antonius Jarwana membenarkan telah berstatus tersangka. Ia sudah tiga kali diperiksa atas dugaan pelanggaran Pilkada Kotabaru. Pemeriksaan pertama oleh Bawaslu Kotabaru, lalu dua pemeriksaan sisanya oleh kepolisian.

“Pemeriksaan ketiga di polres. Status tersangka betul,” kata Antonius Jarwana.

Ia mengakui hadir ketika rapat koordinasi pembentukan Kabupaten Kambatang Lima di Goa Lowo, Serongga pada 4 Oktober 2020. Saat itu, dia berstatus sebagai ketua Dewan Penasehat Presidium Kabupaten Kambatang Lima, bukan kapasitas sebagai ASN Pemkab Kotabaru.

Dalam rapat ini, Antonius mengakui peserta rapat memunculkan isu dukungan Pilbup Kotabaru. Dari dua paslon Pilbup Kotabaru SJA – ARUL dan 2BHD, peserta rapat dari 9 kecamatan sepakat mendukung paslon nomor 1: SJA – ARUL.

Menurut dia, dukungan politik dari kepala daerah sangat penting demi memuluskan pembentukan Kabupaten Kambatang Lima. Sebab, kata Antonius, pembentukan Kabupaten Kambatang Lima perlu rekomendasi Bupati Kotabaru terpilih.

BACA JUGA  Pilbup Kotabaru, Burhanudin: Tak Mampu Saweran

Lantaran saat itu open forum, peserta sepakat mendukung pemenangan SJA-ARUL karena dianggap mendukung pemekaran Kabupaten Kambatang Lima. “Presidium tidak ikut politik praktis, tapi harus dihadapkan politik praktis,” kata Antonius Jarwana.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Analis Politik: ZA Berpotensi Menang di Pilkada Tanbu

Read Next

DPRD Kalsel Jarang Serap Aspirasi ke Pelosok Kotabaru

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *