Polisi Banjarmasin Gagalkan Peredaran Narkoba 42,9 Kg

Ilustrasi barang bukti narkoba.

Satuan Resnarkoba Polresta Banjarmasin berhasil mengungkap kasus narkoba seberat 42,9 kilogram, yang terdiri dari sabu-sabu seberat 35,7 kilogram dan ekstasi 30.000 butir seberat 7,2 kg. Barang bukti narkoba berasal dari jaringan Surabaya – Medan.

Pengungkapan kasus ini disampaikan saat press release yang digelar di halaman Polresta Banjarmasin, Senin (9/11/20) pagi. Konferensi pers dihadiri Kapolresta Banjarmasin Kombes Rachmat Hendrawan, Dandim 1007 Banjarmasin, perwakilan Pemko Banjarmasin, perwakilan Kesbangpol Banjarmasin, perwakilan Pengadilan Negeri Banjarmasin dan perwakilan Kejaksaan Negeri Banjarmasin.

Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan 3 orang tersangka yaitu Robin Andriawan alias CEF (24) warga Jalan Pramuka Komplek Bina Lestari, Banjarmasin. Lalu tersangka kedua atas nama Rizki Aldi Putra alias Jhon (26) yang merupakan warga Jalan Ikan Gabus, Desa Tambak Rejo, Sidoarjo, Jawa Timur dan tersangka ketiga atas nama M. Solehudin alias Hudin (25) yang merupakan warga Desa Citarik, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.

Polisi menunjukkan barang bukti berupa uang sejumlah Rp 944.500.000 dari penjualan narkoba.

“Pengungkapan kasus ini terjadi pada hari Senin, 2 November 2020. Yang pertama adalah sabu yang ditangkap di gudang di Jalan Pramuka di Bina Lestari RT 6 RW 22 Kelurahan Sungai Lulut, Banjarmasin. Atas nama Robin Andriawan alias CEF, disini ditemukan sabu seberat 21,7 kg dan ekstasi sebanyak 15.000 butir seberat 3,6 kg,” papar Kombes Rachmat Hendrawan (9/11/20).

Kombes Rachmat menjelaskan, setelah melakukan pengembangan, Sat Resnarkoba Polresta Banjarmasin kembali menemukan sabu seberat 14 kg dan 15.000 butir ekstasi. Keesokan harinya atau hari Selasa, petugas kembali menemukan barang bukti berupa sabu seberat 14 kg dan 15.000 ekstasi di kamar nomor 201 Hotel Amaris Jalan A. Yani Kilometer 7.

BACA JUGA  Divonis Bebas, Ini Rencana 2 Wanita Terdakwa Sabu Kotabaru

“Yang didapat dari 2 orang tersangka yaitu Rizki Aldi Putra alias Jhon dan M. Solehudin alias Hudin. Sehingga ditotal barang bukti yang ditemukan seberat 42,9 kg dengan rincian sabu seberat 35,7 kg dan ekstasi seberat 7,2 kg,” lanjut Kapolresta Banjarmasin itu.

Ketiga orang tersangka akan dijerat pasal 112 ayat (2) Juncto 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman hukuman mati.

“Hukuman yang akan dijatuhkan kepada para tersangka ini adalah hukuman seumur hidup atau hukuman mati,” pungkas Kombes Rachmat.

Sumber: hallobanua.com

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Buruh Tabalong Demo Tolak UU Cipta Kerja

Read Next

Analis Politik: ZA Berpotensi Menang di Pilkada Tanbu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *