5.500 Pentol untuk Korban Kebakaran Kotabaru

Bantuan 5.500 pentol untuk korban kebakaran di Kotabaru. Foto: istimewa

Berbagai bantuan untuk korban musibah kebakaran di Jalan Patmaraga, Kelurahan Kotabaru Tengah, Kabupaten Kotabaru, terus mengalir. Bantuan yang disalurkan seperti sembako, pakaian hingga perlengkapan masak.

Aneka bantuan ini diterima di Posko Kemanusiaan MRI-ACT Kabupaten Kotabaru sejak musibah kebakaran yang terjadi pada Jumat (30/10) silam.

Menariknya, Paguyuban Perjaka (Perantauan Jawa Kalimantan) memiliki cara lain untuk memberi bantuan kepada korban musibah kebakaran di Kotabaru. Perjaka menghidangkan sajian berupa pentol (bakso berukuran kecil) yang siap disantap.

Tak tanggung-tanggung, Paguyuban Perjaka menyalurkan sebanyak 5.500 biji.

Menurut penuturan Ketua MRI Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, Anjar Sufangat, selama ini bantuan yang kerap kali diberikan dalam masa tanggap darurat bencana selalu dalam bentuk sembako.

Sehingga ia bersama rekan-rekannya berkaca dari sisi humanisnya. Maka, mereka memunculkan ide pentol sebagai bantuan untuk korban musibah kebakaran di Kotabaru.

“Pentol ini adalah donasi dari Paguyuban Perjaka, yaitu Perantauan Jawa yang ada di Kalimantan khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu. Dari anggota-anggota Perjaka ini kebanyakan merupakan pedagang-pedagang pentol,” kata Anjar saat ditemui di Posko Kemanusiaan Musibah Kebakaran.

Para pengusaha pentol tergabung dalam suatu kelompok usaha dan masing-masing pedagang pentol memberikan donasi berupa pentol. Hasil kolaborasi donasi pentol ini, kemudian diberikan kepada korban musibah kebakaran.

Ia berharap bantuan pentol agar korban merasa senang. Untuk jenis pentolnya rata-rata (bahannya dari) ikan.

“Tapi ada juga yang dari daging sapi, daging ayam,” imbuh Anjar. Tak hanya pengusaha pentol, di dalam Paguyuban Perjaka juga terdapat pengusaha makanan lainnya, seperti pengusaha Soto Lamongan dan mie ayam.

Sementara itu, Diyah, warga RT 13 Kelurahan Kotabaru Tengah yang menjadi korban musibah kebakaran mengaku senang mendapatkan bantuan berupa pentol sebagai kudapan selama mengungsi.

BACA JUGA  Sahbirin Noor Tetap Menolong Korban Banjir Kalsel

“Banyak sekali, rasanya juga enak. Bantuan ini sangat terbantu, apalagi dalam situasi seperti ini,” singkatnya.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

M Xaverius

Read Previous

DPRD Kalsel Jarang Serap Aspirasi ke Pelosok Kotabaru

Read Next

BPN Batola Serahkan 935 Sertifikat Tanah ke Warga

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *