Penipu Bisnis Ayam Rp 31 Juta Ditangkap di Kotabaru

Randi diamankan di Mapolsek Kelumpang Barat, Kotabaru pada Sabtu (7/11/2020). Foto: Polres HSU

Aparat gabungan Unit Jatanras Polres Hulu Sungai Utara dibantu Unit Jatanras Polres Kotabaru, Polsek Pamukan Selatan, dan Polsek Kelumpang Barat, sukses meringkus Randi, buronan pelaku tindak pidana penggelapan atau penipuan.

Menurut Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan lewat Kasatreskrim Iptu M. Andi Patinasarani, penangkapan Randi di wilayah Desa Rampa Cengal RT 01, Kecamatan Pamukan Selatan, Kabupaten Kotabaru pada pukul 17.00 wita, Sabtu (7/11/2020). Andi berkata, pelaku Randi mengakui telah melakukan tindak pidana penipuan.

“Dari keterangan pelaku bahwa benar melakukan tindak pidana tersebut. Kemudian pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres HSU guna penyedikan lebih lanjut,” kata Iptu Andi Patinasarani kepada banjarhits.com, Sabtu malam (7/11/2020).

Sebelum meringkus Randi, polisi sudah pegang barang bukti struk transfer uang Rp 31 juta ke rekening BRI atas nama Mita. Tersangka Randi diketahui tinggal di lokasi penangkapan. Menurut Iptu Andi, pelaku dijerat tindak pidana penggelapan dan penipuan sebagaimana Pasal 372 dan 378 KUHPidana.

Penangkapan terhadap Randi bermula dari laporan korbannya, Jari Ahmad (34 tahun). Aksi tipu-tipu ini ketika pelaku dan korban saling berkomunikasi lewat aplikasi WhatsApp pada Sabtu, 30 Mei 2020 sekitar pukul 10.30 wita. Kepada Randi, Jari Ahmad hendak pesan bibit ayam potong sebanyak 100 boks dengan jumlah 10.000 ekor ayam.

“Harga per boks Rp 320.000, dan mendapat diskon Rp 1 juta dari pembelian 100 boks. Setelah memesan kepada terlapor, kemudian pelapor (korban, red) mengirimkan uang sebesar Rp 31 juta di Bank BRI depan Taman Junjung Buih, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU,” ucap Andi Patinasarani.

Beres mengirim uang ke rekening Randi, korban justru kesulitan mengontak terlapor karena nomer ponselnya tidak aktif. Bisnis jual beli ayam ini modus Randi untuk menggasak duit Jari. Merasa ditipu Randi, korban lekas melapor ke Mapolres HSU untuk pengusutan kasus.

BACA JUGA  Juragan si Pembawa Sajam Ditangkap Polisi

“Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar Rp 31 juta,” ujarnya. Setelah proses penyelidikan sejak akhir Mei 2020, polisi gabungan Polres HSU dan Polres Kotabaru sukses meringkus Randi pada Sabtu (7/11/2020).

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

AJ, Oknum ASN Kotabaru Tersangka Pidana Pilkada

Read Next

Cara Pantomimer Galang Dana Kebakaran Kotabaru

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *