AJ, Oknum ASN Kotabaru Tersangka Pidana Pilkada

Antonius Jarwana di sebelah Saijul Kurnain saat rapat Presidium Pemekaran Kab Kambatang Lima pada 4 Oktober 2020. Foto: istimewa

Penyidik Polres Kotabaru menetapkan seorang ASN Pemkab Kotabaru bernama Antonius Jarwana sebagai tersangka pelanggaran pidana pemilu. Informasi yang diterima banjarhits.com, penetapan status tersangka setelah Gakkumdu melanjutkan ke tahap penyidikan.

Kasipidum Kejaksaan Negeri Kotabaru, Rizki Purbo Nugroho, membenarkan status tersangka Antonius. “Sudah P21. Senin tahap 2. Senin direncanakan pelimpahan tersangka dan barang bukti,” tulis Rizki Purbo Nugroho kepada banjarhits.com, Sabtu (7/11/2020).

Menurut Rizki, tersangka Antonius tidak perlu ditahan karena ancaman pidananya di bawah lima tahun. Antonius Jarwana didakwa melanggar Pasal 188 juncto Pasal 71 Ayat 1 UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Anggota tim hukum Cabup-Cawabup Kotabaru Burhanudin – Bahrudin (2BHD), M. Hafidz Halim, melaporkan Antonius Jarwana ke Bawaslu Kotabatu atas dugaan ketidaknetralan ASN saat Pilbup Kotabaru 2020. Laporan terhadap Antonius bernomor register 001/REG/LP/PB/Kab/22.09/X/2020.

Pada 18 Oktober 2020, Bawaslu Kotabaru, penyidik tindak pidana pemilu, dan jaksa sudah mengkaji dugaan pelanggaran pemilihan tahun 2020 terhadap terlapor. Perkara Antonius sudah ditingkatkan ke penyidikan. Bawaslu meneruskan ke instansi berwenang.

Antonius Jarwana seorang ASN pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotabaru. Ia punya jabatan Penilik PAUD dengan pangkat Pembina IV/A.

Adapun Antonius Jarwana membenarkan telah berstatus tersangka. Ia sudah tiga kali diperiksa atas dugaan pelanggaran Pilkada Kotabaru. Pemeriksaan pertama oleh Bawaslu Kotabaru, lalu dua pemeriksaan sisanya oleh kepolisian.

“Pemeriksaan ketiga di polres. Status tersangka betul,” kata Antonius Jarwana.

Ia mengakui hadir ketika rapat koordinasi pembentukan Kabupaten Kambatang Lima di Goa Lowo, Serongga pada 4 Oktober 2020. Saat itu, dia berstatus sebagai ketua Dewan Penasehat Presidium Kabupaten Kambatang Lima, bukan kapasitas sebagai ASN Pemkab Kotabaru.

Dalam rapat ini, Antonius mengakui peserta rapat memunculkan isu dukungan Pilbup Kotabaru. Dari dua paslon Pilbup Kotabaru SJA – ARUL dan 2BHD, peserta rapat dari 9 kecamatan sepakat mendukung paslon nomor 1: SJA – ARUL.

BACA JUGA  Tersangka Pilkada, Oknum ASN Kotabaru Dikirim ke Jaksa

Menurut dia, dukungan politik dari kepala daerah sangat penting demi memuluskan pembentukan Kabupaten Kambatang Lima. Sebab, kata Antonius, pembentukan Kabupaten Kambatang Lima perlu rekomendasi Bupati Kotabaru terpilih.

Lantaran saat itu open forum, peserta sepakat mendukung pemenangan SJA-ARUL karena dianggap mendukung pemekaran Kabupaten Kambatang Lima. “Presidium tidak ikut politik praktis, tapi harus dihadapkan politik praktis,” kata Antonius Jarwana.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Sehari, Batola Tambah 9 Pasien Baru Covid-19

Read Next

Penipu Bisnis Ayam Rp 31 Juta Ditangkap di Kotabaru

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *