Mobil Tersenggol saat Isi BBM, Hadri Tebas Korbannya

Pelaku penganiayaan, Hadriyanoor. Foto: Polres HSU

Selisih paham dibalut emosi kerap berujung pidana. Inilah yang menimpa sosok Hadriyanoor, warga Jalan Danau Teratai, Desa Patarikan, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Unit JATANRAS Sat Reskrim Polres HSU meringkus Hadri atas dugaan tindak pidana penganiayaan pakai senjata tajam. Hadri ditangkap setelah melukai korbannya, Ahmad Mufakih, warga Jalan Brigjen Hasan Basri, Desa Danau Cermin, Kecamatan Amuntai Tengah.

Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan lewat Kasatreskrim Iptu Andi Patinasarani berkata polisi meringkus Hadri di sebuah warung Jalan Hasan Baseri RT 04 Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah pada pukul 11.00 wita, Kamis (5/11/2020).

“Dari keterangan pelaku bahwa benar melakukan tindak pidana tersebut (penganiayaan, red). Kemudian pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres HSU guna proses lebih lanjut,”kata Andi Patinasarani kepada banjarhits.com, Jumat (6/11/2020).

Penangkapan Hadriyanoor bermula saat pelaku melukai Ahmad Mufakih di depan SPBU Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah pada pukul 06.30 wita, Kamis (5/11/2020). Bermula saat pelapor, Wahyuni, bersama korban (Ahmad Mufakih) ingin mengisi BBM mobil.

“Setelah itu mobil milik pelapor menyenggol mobil milik terlapor. Dan mobil terlapor mengalami sedikit lecet,” kata Iptu Andi.

Pelapor yang sadar akan kejadian tersebut, langsung meminta maaf kepada terlapor (Hadriyanoor, red). Pelapor berjanji akan mengganti bagian yang rusak. Tetapi terlapor tetap tidak terima, lalu terlapor pergi dari SPBU tersebut.

“Tidak berapa lama kemudian, terlapor kembali dengan membawa satu buah senjata tajam jenis parang di sebelah tangan kanan dan satu buah kayu di sebelah tangan kiri. Setelah itu terlapor langsung menghampiri pelapor, lalu korban (anak pelapor) menyanggah parang yang terlapor ayunkan kepada pelapor,” kata Andi.

BACA JUGA  Donasi 2BHD Capai 43 Juta, Relawan Galang Dana 3 Titik

Akibatnya korban mengalami luka sayatan di bagian tangan kanan jari tengah. Atas kejadian itu, pelapor tidak terima dan melaporkan ke Polres HSU guna penyelidikan lebih lanjut. Terlapor ditangkap sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 351 ayat (1) dan atau Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Dua Orang Pengedar Narkoba HST Ditangkap

Read Next

Umat Islam di Banjarmasin Aksi Bela Nabi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *