Bawaslu Kotabaru Setop Dugaan Pelanggaran 2BHD

Screenshot dari video saat Burhanudin di pesta pernikahan. Foto: istimewa

Bawaslu Kotabaru sama-sama menyetop laporan dugaan pelanggaran dari pihak SJA-ARUL dan 2BHD. Pilbup Kotabaru 2020 diikuti dua paslon cabup – cawabup: Sayed Jafar Alaydrus – Andi Rudi Latif (SJA-ARUL) dan Burhanudin – Bahrudin (2BHD).

Komisioner Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kotabaru, Akhmad Gafuri, menuturkan pihaknya menghentikan proses pengaduan dugaan kampanye hitam yang dilakukan calon Bupati Kotabaru Burhanudin. Kubu SJA-ARUL sempat melaporkan dugaan black campaign terhadap sosok Burhanudin saat hadir di pesta pernikahan.

“Tidak ada unsur kampanye di acara itu. Burhanudin menghadiri acara perkawinan di daulat menyumbang lagu. Sebelum bernyayngi ada sambutan sedikit dan mohon doa kepada hadirin tamu undangan perkawinan,” kata Akhmad Gafuri kepada banjarhits.com, Rabu (4/11/2020).

Video Burhanudin saat bicara di pesta pernikahan warga Desa Semayap Rampa Baru.

Dikutip dari petikan surat Bawaslu Kotabaru, dugaan black campaign yang dilakukan oleh Burhanudin sebagai calon Bupati Kabupaten Kotabaru Nomor Urut 2 di Desa Semayap Rampa Baru saat resepsi pernikahan, bukan merupakan peristiwa kampanye.

“Sehingga tidak memenuhi syarat materiil laporan dengan dugaan pelanggaran sebagaimana diatur dalam Pasal 69 huruf c jo Pasal 187 ayat 2 UU Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota,” demikian petikan surat Bawaslu Kotabaru.

Alhasil, laporan dari tim hukum SJA-ARUL bernomor 007/LP/PB/Kab/22.09/X/2020 tertanggal 29 Oktober 2020, itu tidak diregistrasi oleh Bawaslu Kotabaru.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

Dugaan Pelanggaran BirinMu Disetop Bawaslu Kalsel

Read Next

Dituntut 8 Tahun, 2 Wanita Terdakwa Narkoba Kotabaru Divonis Bebas

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *