Pilbup Kotabaru, Burhanudin: Tak Mampu Saweran

Screenshot dari video saat Burhanudin di pesta pernikahan. Foto: istimewa

Kuasa hukum dari calon bupati dan wakil bupati Kotabaru Burhanudin – Bahrudin (2BHD), M Hafidz Halim, mengatakan Ir. Burhanudin tidak ada melakukan kampanye hitam.

Halim meluruskan soal laporan dari kubu Sahabat SJA-ARUL yang melaporkan 2BHD ke Bawaslu kotabaru, Kamis (29/10/2020). Menurut Halim, cabup Burhanudin semata-mata ingin menyadarkan masyarakat bahwa 2BHD tidak mampu memberi saweran.

“Apa yang diucapkan beliau semata-mata menyadarkan warga bahwa beliau tidak dapat memberikan saweran,” kata Hafidz Halim kepada banjarhits.com, Jumat (30/10/2020).

Sebagai pejabat publik, kata Halim, Burhanudin mengingatkan pemakaian dana APBD harus dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan. “Jadi kami heran kenapa ada yang tersinggung,” ujarnya.

Sahabat SJA-ARUL (Sayed Jafar – Andi Rudi Latif) melaporkan Calon Bupati Kotabaru nomor urut 2 Burhanudin (BHD) ke Bawaslu Kabupaten Kotabaru, Kamis (29/10/2020). Laporan ini terkait dugaan kampanye hitam.

Laporan diterima Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa, Rusdiansyah dan Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kotabaru, Akhmad Gafuri.

Akhmad Gafuri sudah menerima laporan dari Tim Kuasa Hukum SJA-ARUL, dan akan melakukan kajian untuk menentukan syarat formil dan materil.

“Diterima dulu sepanjang ada pelapor, identitas pelapor, ada terlapor, uraian kejadian sebagai bahan bagi Bawaslu untuk melakukan kajian awal menentukan syarat formal dan materilnya,” kata Akhmad Gafuri.

Ia melanjutkan, ada waktu dua hari untuk pengkajian awal. Setelah syarat formil dan materiil terpenuhi, Bawaslu akan memanggil pihak terkait untuk klarifikasi.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

505 Jiwa Terdampak Kebakaran Hebat di Kotabaru

Read Next

Lagi, Pasien Meninggal Covid-19 di Batola Bertambah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *