Slamet Riyadi Jadi Ketua HIPMI Batola

Pemilihan Ketua Hipmi Barito Kuala, Selasa (6/10/2020). Foto: Humpro Batola

Slamet Riyadi terpilih menjadi Ketua Dewan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (DPC HIPMI) Kabupaten Barito Kuala (Batola) periode 2020-2023. Ia terpilih secara aklamasi melalui Musyawarah Cabang (Muscab) V yang digelar di Aula Selidah Kantor Bupati Batola, Selasa (06/10/2020).

Slamet Riyadi menggantikan Yusuf Yamani yang telah berakhir memangku jabatan sebagai Ketua DPC HIPMI Batola periode 2017-2020.

Muscab DPC HIPMI Batola bertajuk “Peran HIPMI Dalam Membangkitkan Perekonomian serta Menumbuhkan Pengusaha Muda di Era New Normal” ini sekaligus beragendakan pelantikan kepengurusan baru periode 2020-2023 oleh Plt Ketua DPD HIPMI Kalsel H Hamdillah.

Dalam sambutannya, H Hamdillah mengatakan, HIPMI merupakan perkumpulan pengusaha muda yang di dalamnya bukan hanya diduduki pengusaha besar namun termasuk para pelaku usaha kecil.

“Jadi HIPMI bukan hanya milik para pengusaha besar, namun pengusaha kecil juga berhak sepanjang mampu menunjukan bukti kewirausahaan yang ia miliki,” paparnya.

Terkait dengan adanya wabah Covid-19 yang berlangsung saat ini, Hamdillah berharap para anggota HIPMI mampu berperan membantu pemerintah dalam menanggulangi pandemi dengan menyebarkan informasi terkait protokol kesehatan kepada orang-orang di lingkungan sekitar.

Hamdillah juga berpesan para anggota HIPMI harus bersikap neteral terkait pelaksanaan Pemilu Gubernur yang berlangsung saat ini.

Bupati Barito Kuala Hj Noormiliyani AS menyambut baik Muscab yang digelar. Ia berharap kepengurusan baru dapat bersikap independen, kreatif, dan mampu membuka bidang-bidang usaha baru, terutama pada masa pandemi seperti sekarang.

Ia mengatakan, para pengusaha muda harus mampu berinovasi serta bekerjasama dengan badan usaha milik desa terkait upaya dalam mengembangkan produk pertanian yang ada di Batola. Mengingat, lanjutnya, di tengah situasi pandemi saat ini sangat dirasakan dampaknya terhadap perekonomian rakyat.

BACA JUGA  2021, Kalsel Terima DIPA dan TKDD Rp 25,85 Triliun

Dalam situasi seperti ini, sebutnya, maka sangat diharapkan peran HIPMI dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat.

“Saya berharap produk-produk pertanian di Batola dapat dikembangkan dengan berbagai cara dan inovasi sehingga bisa dipasarkan ke tempat pemasaran modern bahkan gerai retail yang ada,” harap bupati wanita pertama di Kalsel itu.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

diananta putra sumedi

Editor

Read Previous

620 Kepala Keluarga Dapat Bantuan Telur

Read Next

UU Omnibus Law, ESDM Kalsel: Tambang Habis

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *