Vinkmag ad

Penumpang Pesawat di Syamsudin Noor Mulai Naik

Dokumentasi penerbangan di Bandara Syamsudin Noor. Foto: istimewa

Pergerakan penumpang pesawat udara di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mengalami kenaikan yang cukup signifikan pada triwulan III 2020 pada 1 Juli – 30 September.

Bahkan, menurut data yang diterima Kanalkalimantan, pergerakan penumpang pesawat pada triwulan III mengalami pertumbuhan sebesar 217 persen, jika dibandingkan pada triwulan II dari 1 April – 30 Juni.

Hal itu dibuktikan dengan total jumlah penumpang di Bandara Internasional Syamsudin Noor pada triwulan III yang tercatat mencapai 272.338 penumpang. Sementara, pada triwulan II tercatat hanya sebanyak 85.791 penumpang saja.

Walaupun begitu, Communication and Legal Section Head PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Syamsuddin Noor Aditya Putra, tak ingin menyebut bahwa kenaikan ini tergolong signifikan. Sebab, angka persentase itu naik lantaran kondisi pada triwulan II yang hanya di dominasi oleh penerbangan kargo.

“Kalau dibilang signifikan nggak juga ya mas. Angka persentase itu naik karena pada triwulan II mayoritasnya adalah penerbangan kargo,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (7/10/2020) sore.

Menurut Aditya, ada berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya petumbuhan jumlah penumpang di Bandara Internasional Syamsudin Noor. Salah satunya, kemudahan memenuhi persyaratan terbang yang saat ini telah diterapkan.

“Sekarang untuk memenuhi persyaratan terbang terbilang sangat mudah. Berbeda dengan beberapa bulan yang lalu. Kemudian, kita melihat perlahan kepercayaan masyarakat untuk terbang juga menunjukan tren positif,” lanjutnya.

Meningkatnya pergerakan jumlah penumpang, secara otomatis juga berpengaruh pada pergerakan pesawat. Pada triwulan III 2020 tercatat ada 4.560 pesawat yang mendarat dan lepas landas dari bandara berjuluk “Jewel Of Borneo” tersebut. Jika dibandingkan pada triwulan II yang tercatat hanya 1.935 pesawat saja, maka telah terjadi kenaikan sebesar 136 persen.

Pergerakan kargo juga meningkat, dari 4.972.030 kilogram pada April-Juni 2020 menjadi 5.755.684 kilogram pada periode Juli-September 2020, atau tumbuh 16 persen.

“Selama triwulan III, rata-rata untuk satu harinya ada 2.960 penumpang yang dilayani di Bandara Internasional Syamsudin Noor. Sedangkan, untuk pergerakan pesawat perharinya bisa mencapai 50 penerbangan,” tambah Aditya.

Saat ini, penerbangan domestik di Bandara Internasional Syamsudin Noor dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia, Lion Air, Wings Air, Citilink, Sriwijaya Air, Batik Air, dan Express Air.

Lion Air menjadi maskapai penerbangan dosmetik dengan tujuan terbanyak, meliputi Jakarta (CGK), Surabaya (SUB), Bali (DPS), Yogyakarta (YIA), Majalengka (KJT), Semarang (SRG), Bandung (BDO), Balikpapan (BPN), dan Makassar (UPG).

Dalam operasional Bandara Internasional Syamsudin Noor, kata Aditya, pihaknya terus berupaya menciptakan penerbangan yang selamat, aman, dan sehat meskipun masih dalam situasi Covid-19. Upaya pencegahan sekaligus memudahkan syarat bagi penumpang, pihaknya telah menyediakan layanan rapi test di area bandara.

“Untuk penerapan protokol kesehatan Covid-19, kita disiplin menerapkan physical distancing, wajib menggunakan masker di bandara dan pemeriksaan suhu tubuh. Petugas kita juga pakai APD. Terminal beserta area publik juga rutin di disinfeksi secara berkala. Kita juga menyediakan layanan rapid test di shelter bus, dekat area kedatangan. Biayanya Rp 85 ribu,” pungkasnya.

Pihak Bandara Internasion Syamsudin Noor telah mengumumkan jadwal operasional selama Oktober 2020. Untuk setiao harinya, jam operasional bandara dimulai dari pukul 07.30 – 18.00 Wita. Kendari demikian, untuk layanan pemeriksaan berkas, check in, dan lain sebagainya sudah bisa sejak pukul 06.00 Wita.

Vinkmag ad
Bagikan ini :

Read Previous

Sikap AJI Menolak UU Cipta Kerja

Read Next

Mahasiswa Banjarmasin Aksi Tolak UU Omnibus Law

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular